Jumat, 22 September 2017 | 13.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Militer Filipina Nyatakan Krisis di Marawi Meluas

Militer Filipina Nyatakan Krisis di Marawi Meluas

Reporter : Riki AB. | Senin, 4 September 2017 - 14:28 WIB

IMG-4680

Militer Filipina di Mindanao Barat. Foto TRT

MARAWI, kini.co.id – Krisis Marawi meluap ke provinsi lain di selatan negara tersebut, mengutip beberapa pejabat militer dan kelompok pemberontak Moro.

Hal ini terjadi setelah Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pada hari Jumat lalu bahwa gerilyawan bersenjata yang pro ISIS telah terlihat di daerah pedalaman Buldon, Maguindanao, Mindanao tengah di Filipina selatan.

Kepala Komando Mindanao Barat Letnan Jenderal Carlito Galvez Jr. pada hari Sabtu mengkonfirmasi pernyataan Duterte bahwa kelompok Maute telah memperluas pengaruhnya di luar Marawi, lokasi pengepungan yang diperpanjang sejak Mei ini.

“Itulah mengapa Front Pembebasan Islam Moro (MILF) sekarang melakukan yang terbaik untuk mengatasi situasi di Maguindanao,” kata Galvez kepada wartawan pertahanan yang meliput konflik Marawi.

Inquirer online pada hari Jumat juga melaporkan bahwa juru bicara MILF Von Al Haq meminta anak buah mereka untuk segera memverifikasi klaim Duterte dan dengan demikian mengkonfirmasikannya.

“Mereka bisa menuju ke kota Butig karena letaknya dekat Buldon atau di Maguindanao,” kata Al Haq.

Dia mengatakan bahwa mereka tidak dapat memobilisasi pasukan mereka untuk memburu militan ini karena mereka juga memiliki kampanye yang terus berlanjut di bagian lain Maguindanao terhadap kelompok ekstremis.

“Kami membutuhkan sumber daya dan peluru,” tambahnya.

Di lama resminya, MILF mengatakan bahwa krisis Marawi yang meluap adalah konsekuensi alami dari sebuah penyakit yang tidak ditangani dengan benar, sebuah “situasi yang tidak menguntungkan’. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...