Kamis, 19 April 2018 | 16.21 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Militer Filipina Nyatakan Krisis di Marawi Meluas

Militer Filipina Nyatakan Krisis di Marawi Meluas

Reporter : Riki AB. | Senin, 4 September 2017 - 14:28 WIB

IMG-4680

Militer Filipina di Mindanao Barat. Foto TRT

MARAWI, kini.co.id – Krisis Marawi meluap ke provinsi lain di selatan negara tersebut, mengutip beberapa pejabat militer dan kelompok pemberontak Moro.

Hal ini terjadi setelah Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pada hari Jumat lalu bahwa gerilyawan bersenjata yang pro ISIS telah terlihat di daerah pedalaman Buldon, Maguindanao, Mindanao tengah di Filipina selatan.

Kepala Komando Mindanao Barat Letnan Jenderal Carlito Galvez Jr. pada hari Sabtu mengkonfirmasi pernyataan Duterte bahwa kelompok Maute telah memperluas pengaruhnya di luar Marawi, lokasi pengepungan yang diperpanjang sejak Mei ini.

“Itulah mengapa Front Pembebasan Islam Moro (MILF) sekarang melakukan yang terbaik untuk mengatasi situasi di Maguindanao,” kata Galvez kepada wartawan pertahanan yang meliput konflik Marawi.

Inquirer online pada hari Jumat juga melaporkan bahwa juru bicara MILF Von Al Haq meminta anak buah mereka untuk segera memverifikasi klaim Duterte dan dengan demikian mengkonfirmasikannya.

“Mereka bisa menuju ke kota Butig karena letaknya dekat Buldon atau di Maguindanao,” kata Al Haq.

Dia mengatakan bahwa mereka tidak dapat memobilisasi pasukan mereka untuk memburu militan ini karena mereka juga memiliki kampanye yang terus berlanjut di bagian lain Maguindanao terhadap kelompok ekstremis.

“Kami membutuhkan sumber daya dan peluru,” tambahnya.

Di lama resminya, MILF mengatakan bahwa krisis Marawi yang meluap adalah konsekuensi alami dari sebuah penyakit yang tidak ditangani dengan benar, sebuah “situasi yang tidak menguntungkan’. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...