Sabtu, 25 November 2017 | 07.05 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Militer Filipina Nyatakan Krisis di Marawi Meluas

Militer Filipina Nyatakan Krisis di Marawi Meluas

Reporter : Riki AB. | Senin, 4 September 2017 - 14:28 WIB

IMG-4680

Militer Filipina di Mindanao Barat. Foto TRT

MARAWI, kini.co.id – Krisis Marawi meluap ke provinsi lain di selatan negara tersebut, mengutip beberapa pejabat militer dan kelompok pemberontak Moro.

Hal ini terjadi setelah Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pada hari Jumat lalu bahwa gerilyawan bersenjata yang pro ISIS telah terlihat di daerah pedalaman Buldon, Maguindanao, Mindanao tengah di Filipina selatan.

Kepala Komando Mindanao Barat Letnan Jenderal Carlito Galvez Jr. pada hari Sabtu mengkonfirmasi pernyataan Duterte bahwa kelompok Maute telah memperluas pengaruhnya di luar Marawi, lokasi pengepungan yang diperpanjang sejak Mei ini.

“Itulah mengapa Front Pembebasan Islam Moro (MILF) sekarang melakukan yang terbaik untuk mengatasi situasi di Maguindanao,” kata Galvez kepada wartawan pertahanan yang meliput konflik Marawi.

Inquirer online pada hari Jumat juga melaporkan bahwa juru bicara MILF Von Al Haq meminta anak buah mereka untuk segera memverifikasi klaim Duterte dan dengan demikian mengkonfirmasikannya.

“Mereka bisa menuju ke kota Butig karena letaknya dekat Buldon atau di Maguindanao,” kata Al Haq.

Dia mengatakan bahwa mereka tidak dapat memobilisasi pasukan mereka untuk memburu militan ini karena mereka juga memiliki kampanye yang terus berlanjut di bagian lain Maguindanao terhadap kelompok ekstremis.

“Kami membutuhkan sumber daya dan peluru,” tambahnya.

Di lama resminya, MILF mengatakan bahwa krisis Marawi yang meluap adalah konsekuensi alami dari sebuah penyakit yang tidak ditangani dengan benar, sebuah “situasi yang tidak menguntungkan’. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...