Minggu, 22 April 2018 | 05.45 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Soal Rohingya, PBB Telah Bentuk Tim Pencari Fakta

Soal Rohingya, PBB Telah Bentuk Tim Pencari Fakta

Reporter : Riki AB. | Senin, 4 September 2017 - 08:50 WIB

IMG-4676

Pengungsi Rohingya menuju Bangladesh. Foto TRT

Jakarta, kini.co.id – Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah membentuk Tim Pencari Fakta (TPF). Hal itu dilakukan karena PBB menduga adanya pelanggaran HAM terhadap etnis Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Tim ini ditugaskan meneliti dugaan pelanggaran HAM selama ini hingga lima tahun ke belakang.

Demikian dikatakan Ketua TPF Dewan HAM PBB untuk perwakilan Indonesia Marzuki Darusman, kemarin.

“Ini sudah dibentuk sejak Maret 2017. Kami ambil ini sebagai pendekatan dan tindak lanjutan mengenai akuntabilitas yang diperlukan, untuk mencegah terulangnya kekerasan ini,” ucapnya.

Ia mengatakan target akhir penelitian TPF ini adalah Maret 2018.

“Mudah-mudahan kita bisa terus cepat bergerak, karena dalam dua minggu ini ada eskalasi, dan segera kita kirim TPF ke lapangan untuk masuk wilayah yang dimungkinkan,” kata dia.

Ia mengatakan PBB hanya dituntut untuk hadir dan menyaksikan sendiri peristiwa di Rakhine

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...