Jumat, 15 Desember 2017 | 23.04 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Hiii.. Gerombolan Semut Api Terbawa Banjir

Hiii.. Gerombolan Semut Api Terbawa Banjir

Reporter : M. Zaki | Kamis, 31 Agustus 2017 - 11:10 WIB

IMG-4661

Semut api

Houston, kini.co.id – Semut api merupakan serangga yang memiliki bisa dalam gigitan mereka. Meski tak sampai mematikan, gigitan semut ini juga bisa menimbulkan alergi hingga sesak nafas.

Semut api juga memiliki lapisan lilin di tubuhnya sehingga mereka bisa hanyut begitu saja.

Demikianlah yang terjadi saat banjir akibat badai Harvey Kota Houston, Texas, Amerika Serikat (AS).

Koloni semut merah ikut hanyut bersama air yang belum surut dan membuat warga Houston khawatir.

Banyak ahli sangat menyarankan orang agar tidak mengganggu atau berbuat ulah dengan semut api itu, demikian laporan Xinhua, Kamis (31/8/2017).

Segera setelah beberapa semut api menggigit, mereka akan mengeluarkan sejenis bahan yang disebut “pheromone” untuk memberitahu semut lain mengikuti perbuatan mereka.

Gigitan semut itu akan menimbulkan reaksi panas seperti terbakar, gatal dan malah alergi.

Para ahli menyatakan, cara terbaik yang bisa dilakukan ialah membuang semut tersebut sesegera mungkin.

Banyak ahli menyatakan warna semua api yang menyerupai karat memudahkan orang untuk melihat dan melakukan pencegahan.

Tak ada laporan mengenai korban banjir yang menderita serangan semut api hingga Selasa tengah hari, kata NBC News

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...