Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.03 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ditunggu Sejak 2015, Santunan untuk Korban Crane Mekah Segera Cair

Ditunggu Sejak 2015, Santunan untuk Korban Crane Mekah Segera Cair

Reporter : Riki AB. | Selasa, 29 Agustus 2017 - 09:34 WIB

IMG-4655

Peristiwa Crane jatuh di Mekah tahun 2015. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Setelah ditunggu sejak tahun 2015, santunan untuk pewaris korban crane runtuh di Mekah akan segera dicairkan.

Hal ini diketahui setelah Arab Saudi mengirim nota Diplomatik ke Kedubes RI terkait santunan kerajaan bagi keluarga korban.

Dubes RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel pun membenarkan hal itu. Ia mengatakan telah menerima nota diplomatik tersebut.

“Baru tadi sore (Senin, 28/8/2017) saya terima nota diplomatik dengan status segera. Karena mereka bilang segera, maka kami langsung menindaklanjutinya,” ujarnya, kemarin.

Agus juga mengatakan ada 36 nama yang terdaftar sebagai penerima santunan musibah saat haji tersebut.

“Yang berhak menerima bantuan kerajaan ialah 10 korban meninggal dunia dan 1 jamaah cacat tetap. Sisanya jamaah haji yang mengalami luka berat dan ringan,” jelasnya.

Adapun besaran santunan yang akan diterima adalah 1 juta real atau Rp3,5 miliar untuk korban meninggal dan cacat tetap serta 500 real untuk jamaah yang terluka.

Terkait pastinya kapan pencairan santunan tersebut, Agus belum mengatakan secara rinci. Ia hanya mengatakan dana tersebut segera dicairkan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...