Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.09 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Serangan Akustik, 16 Diplomat AS Alami Gangguan Pendengaran

Serangan Akustik, 16 Diplomat AS Alami Gangguan Pendengaran

Reporter : Riki AB. | Jumat, 25 Agustus 2017 - 09:50 WIB

IMG-4649

Serangan akustik ke Kedubes AS di Kuba. (Ist)

Havana, kini.co.id – Serangan Akustik kembali diluncurkan ke Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Havana, Kuba.

Akibatnya sedikitnya 16 orang pegawai pemerintah AS mengalami sakit dan gangguan pendengaran.

Para korban pun harus dilarikan ke rumahsakit untuk mendapatkan perawatan khusus untuk pendengaran mereka.

Associated Press mengatakan, para diplomat diduga menderita gangguan akibat perangkat sonik yang mengeluarkan gelombang suara tak terdengar yang bisa menyebabkan tuli.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert mengatakan pihaknya menganggap serius serangan ini.

Meski hubungan tak begitu bagus dengan AS, Kuba membantah telah melakukan serangan akustik. Tapi mereka berjanji akan menyelidiki insiden tersebut.

Sebelumnya, pada akhir 2016 ada kejadian serupa. Akibatnya AS mengusir dua orang diplomat Kuba.

Padahal, hubungan diplomatik antara kedua negara baru saja pulih setelah membeku selama 50 tahun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...