Tuesday, 17 July 2018 | 13.03 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Serangan Akustik, 16 Diplomat AS Alami Gangguan Pendengaran

Serangan Akustik, 16 Diplomat AS Alami Gangguan Pendengaran

Reporter : Riki AB. | Friday, 25 August 2017 - 09:50 WIB

IMG-4649

Serangan akustik ke Kedubes AS di Kuba. (Ist)

Havana, kini.co.id – Serangan Akustik kembali diluncurkan ke Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Havana, Kuba.

Akibatnya sedikitnya 16 orang pegawai pemerintah AS mengalami sakit dan gangguan pendengaran.

Para korban pun harus dilarikan ke rumahsakit untuk mendapatkan perawatan khusus untuk pendengaran mereka.

Associated Press mengatakan, para diplomat diduga menderita gangguan akibat perangkat sonik yang mengeluarkan gelombang suara tak terdengar yang bisa menyebabkan tuli.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert mengatakan pihaknya menganggap serius serangan ini.

Meski hubungan tak begitu bagus dengan AS, Kuba membantah telah melakukan serangan akustik. Tapi mereka berjanji akan menyelidiki insiden tersebut.

Sebelumnya, pada akhir 2016 ada kejadian serupa. Akibatnya AS mengusir dua orang diplomat Kuba.

Padahal, hubungan diplomatik antara kedua negara baru saja pulih setelah membeku selama 50 tahun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...