Jumat, 22 September 2017 | 20.18 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Paska Serangan Van, Spanyol Perketat Keamanan

Paska Serangan Van, Spanyol Perketat Keamanan

Reporter : Riki AB. | Jumat, 18 Agustus 2017 - 07:12 WIB

IMG-4640

Kepolisian catalan, memperketat pengamanan paska serangan teror mobil van yang menewaskan 13 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Foto TRT

MADRID, kini.co.id – Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan, Kamis, ia akan mengkoordinasikan upaya untuk memperketat pengamanan setelah serangan maut menggunakan mobil van di Barcelona, yang menewaskan setidaknya 13 orang.

Rajoy mengataka melalui Twitter bahwa ia sedang berada dalam perjalanan menuju Barcelona.

“Koordinasi paling kuat untuk menangkap para penyerang, pengetatan pengamanan dan mendampingi mereka yang menjadi korban,” katanya.

Sebelumnya, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa tiga belas orang tewas dan setidaknya 50 lainnya mengalami luka dalam serangan teroris di kota Barcelona, Kamis sore, kata menteri dalam negeri Catalan Joaquim Forn.

Serangan terjadi pada sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Seorang pria, yang digambarkan berbadan langsing dan berusia pertengahan 20 tahunan, mengendarai mobil van putih dengan kecepatan tinggi sepanjang beberapa ratus meter ke arah Las Ramblas, berusaha menabrak sebanyak mungkin orang.

Las Ramblas adalah suatu daerah terkenal di Barcelona yang dikunjungi banyak wisatawan.

Kepolisian Spanyol menggambarkan insiden itu sebagai serangan teror.

Kepolisian juga membenarkan bahwa mereka telah menahan seorang pria yang terkait dengan serangan itu, demikian Reuters. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...