Jumat, 22 September 2017 | 13.03 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Reporter : Riki AB. | Jumat, 18 Agustus 2017 - 06:20 WIB

IMG-4638

Kepolisian Barcelona menjaga lokasi serangan mobil van, Kamis (17/8). TRT

BARCELONA, kini.co.id – Serangan mobil van yang menabrak kerumunan orang di Las Ramblas, Barcelona, Spanyol, Kamis (17/8) waktu setempat, sebanyak 13 orang dinyatakan tewas dan 80 orang luka-luka.

Para saksi mata menyebut mobil van tersebut meluncur kencang menabrak orang-orang yang sedang berjalan sebelum akhirnya berhenti. Pihak kepolisian setempat menduga insiden tersebut merupakan serangan kelompok teroris.

“Aku mendengar jeritan dan suara tabrakan. Kemudian saya melihat orang-orang berlarian dan sebuah van meluncur kencang di tengah keramaian Ramblas,” kata Tom Gueller, seorang saksi mata, kepada BBC.

Polisi mengatakan telah menahan satu orang pria, namun belum menjelaskan nama ataupun peran orang tersebut. Sebelumnya, pihak kepolisian mencari pengendara van tersebut yang dikabarkan melarikan diri. Belum jelas berapa orang pelaku penyerangan tersebut.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan di Twitter bahwa dia sedang dalam perjalanan ke Barcelona.

“Koordinasi maksimal untuk menangkap penyerang, memperkuat keamanan dan memperhatikan semua yang terkena dampak,” kata dia.

Las Rambas merupakan jalan sepanjang 1,2 km di pusat kota Barcelona, dari Placa de Catalunya (alun-alun Catalunya) ke monumen Christopher Columbus di dekat pantai.

Oleh karena merupakan kawasan turis, di sepanjang jalan ini penuh dengan toko, bar, dan restoran.

Dewan Kota Barcelona membatasi kendaraan bermotor, sehingga lebih banyak pejalan kaki di kawasan ini.

Sementara itu Islamic State (IS) menyatakan bertanggung jawab atas serangan penabrakan mobil van ke arah kerumunan orang di kota Barcelona, Spanyol.

Hal itu dinyatakan menurut kantor berita milik IS, Amaq.

“Para pelaku serangan Barcelona adalah tentara-tentara ISIS dan (mereka) melaksanakan operasi untuk mengincar negara-negara koalisi,” sebut kantor berita Amaq.

Amaq mengacu negara koalisi sebagai persekutuan negara-negara yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan tersebut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...