Monday, 23 July 2018 | 05.07 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Reporter : Riki AB. | Friday, 18 August 2017 - 06:20 WIB

IMG-4638

Kepolisian Barcelona menjaga lokasi serangan mobil van, Kamis (17/8). TRT

BARCELONA, kini.co.id – Serangan mobil van yang menabrak kerumunan orang di Las Ramblas, Barcelona, Spanyol, Kamis (17/8) waktu setempat, sebanyak 13 orang dinyatakan tewas dan 80 orang luka-luka.

Para saksi mata menyebut mobil van tersebut meluncur kencang menabrak orang-orang yang sedang berjalan sebelum akhirnya berhenti. Pihak kepolisian setempat menduga insiden tersebut merupakan serangan kelompok teroris.

“Aku mendengar jeritan dan suara tabrakan. Kemudian saya melihat orang-orang berlarian dan sebuah van meluncur kencang di tengah keramaian Ramblas,” kata Tom Gueller, seorang saksi mata, kepada BBC.

Polisi mengatakan telah menahan satu orang pria, namun belum menjelaskan nama ataupun peran orang tersebut. Sebelumnya, pihak kepolisian mencari pengendara van tersebut yang dikabarkan melarikan diri. Belum jelas berapa orang pelaku penyerangan tersebut.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan di Twitter bahwa dia sedang dalam perjalanan ke Barcelona.

“Koordinasi maksimal untuk menangkap penyerang, memperkuat keamanan dan memperhatikan semua yang terkena dampak,” kata dia.

Las Rambas merupakan jalan sepanjang 1,2 km di pusat kota Barcelona, dari Placa de Catalunya (alun-alun Catalunya) ke monumen Christopher Columbus di dekat pantai.

Oleh karena merupakan kawasan turis, di sepanjang jalan ini penuh dengan toko, bar, dan restoran.

Dewan Kota Barcelona membatasi kendaraan bermotor, sehingga lebih banyak pejalan kaki di kawasan ini.

Sementara itu Islamic State (IS) menyatakan bertanggung jawab atas serangan penabrakan mobil van ke arah kerumunan orang di kota Barcelona, Spanyol.

Hal itu dinyatakan menurut kantor berita milik IS, Amaq.

“Para pelaku serangan Barcelona adalah tentara-tentara ISIS dan (mereka) melaksanakan operasi untuk mengincar negara-negara koalisi,” sebut kantor berita Amaq.

Amaq mengacu negara koalisi sebagai persekutuan negara-negara yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan tersebut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...