Kamis, 17 Januari 2019 | 01.18 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Reporter : Riki AB. | Jumat, 18 Augu 2017 - 06:20 WIB

IMG-4638

Kepolisian Barcelona menjaga lokasi serangan mobil van, Kamis (17/8). TRT

BARCELONA, kini.co.id – Serangan mobil van yang menabrak kerumunan orang di Las Ramblas, Barcelona, Spanyol, Kamis (17/8) waktu setempat, sebanyak 13 orang dinyatakan tewas dan 80 orang luka-luka.

Para saksi mata menyebut mobil van tersebut meluncur kencang menabrak orang-orang yang sedang berjalan sebelum akhirnya berhenti. Pihak kepolisian setempat menduga insiden tersebut merupakan serangan kelompok teroris.

“Aku mendengar jeritan dan suara tabrakan. Kemudian saya melihat orang-orang berlarian dan sebuah van meluncur kencang di tengah keramaian Ramblas,” kata Tom Gueller, seorang saksi mata, kepada BBC.

Polisi mengatakan telah menahan satu orang pria, namun belum menjelaskan nama ataupun peran orang tersebut. Sebelumnya, pihak kepolisian mencari pengendara van tersebut yang dikabarkan melarikan diri. Belum jelas berapa orang pelaku penyerangan tersebut.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan di Twitter bahwa dia sedang dalam perjalanan ke Barcelona.

“Koordinasi maksimal untuk menangkap penyerang, memperkuat keamanan dan memperhatikan semua yang terkena dampak,” kata dia.

Las Rambas merupakan jalan sepanjang 1,2 km di pusat kota Barcelona, dari Placa de Catalunya (alun-alun Catalunya) ke monumen Christopher Columbus di dekat pantai.

Oleh karena merupakan kawasan turis, di sepanjang jalan ini penuh dengan toko, bar, dan restoran.

Dewan Kota Barcelona membatasi kendaraan bermotor, sehingga lebih banyak pejalan kaki di kawasan ini.

Sementara itu Islamic State (IS) menyatakan bertanggung jawab atas serangan penabrakan mobil van ke arah kerumunan orang di kota Barcelona, Spanyol.

Hal itu dinyatakan menurut kantor berita milik IS, Amaq.

“Para pelaku serangan Barcelona adalah tentara-tentara ISIS dan (mereka) melaksanakan operasi untuk mengincar negara-negara koalisi,” sebut kantor berita Amaq.

Amaq mengacu negara koalisi sebagai persekutuan negara-negara yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan tersebut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...