Minggu, 21 Oktober 2018 | 19.18 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Reporter : Riki AB. | Jumat, 18 Augu 2017 - 06:20 WIB

IMG-4638

Kepolisian Barcelona menjaga lokasi serangan mobil van, Kamis (17/8). TRT

BARCELONA, kini.co.id – Serangan mobil van yang menabrak kerumunan orang di Las Ramblas, Barcelona, Spanyol, Kamis (17/8) waktu setempat, sebanyak 13 orang dinyatakan tewas dan 80 orang luka-luka.

Para saksi mata menyebut mobil van tersebut meluncur kencang menabrak orang-orang yang sedang berjalan sebelum akhirnya berhenti. Pihak kepolisian setempat menduga insiden tersebut merupakan serangan kelompok teroris.

“Aku mendengar jeritan dan suara tabrakan. Kemudian saya melihat orang-orang berlarian dan sebuah van meluncur kencang di tengah keramaian Ramblas,” kata Tom Gueller, seorang saksi mata, kepada BBC.

Polisi mengatakan telah menahan satu orang pria, namun belum menjelaskan nama ataupun peran orang tersebut. Sebelumnya, pihak kepolisian mencari pengendara van tersebut yang dikabarkan melarikan diri. Belum jelas berapa orang pelaku penyerangan tersebut.

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan di Twitter bahwa dia sedang dalam perjalanan ke Barcelona.

“Koordinasi maksimal untuk menangkap penyerang, memperkuat keamanan dan memperhatikan semua yang terkena dampak,” kata dia.

Las Rambas merupakan jalan sepanjang 1,2 km di pusat kota Barcelona, dari Placa de Catalunya (alun-alun Catalunya) ke monumen Christopher Columbus di dekat pantai.

Oleh karena merupakan kawasan turis, di sepanjang jalan ini penuh dengan toko, bar, dan restoran.

Dewan Kota Barcelona membatasi kendaraan bermotor, sehingga lebih banyak pejalan kaki di kawasan ini.

Sementara itu Islamic State (IS) menyatakan bertanggung jawab atas serangan penabrakan mobil van ke arah kerumunan orang di kota Barcelona, Spanyol.

Hal itu dinyatakan menurut kantor berita milik IS, Amaq.

“Para pelaku serangan Barcelona adalah tentara-tentara ISIS dan (mereka) melaksanakan operasi untuk mengincar negara-negara koalisi,” sebut kantor berita Amaq.

Amaq mengacu negara koalisi sebagai persekutuan negara-negara yang dipimpin Amerika Serikat untuk melawan kelompok militan tersebut. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...