Selasa, 21 November 2017 | 11.23 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Aksi Supremasi Kulit Putih di AS, Presiden AS: Rasisme yang Menjijikkan

Aksi Supremasi Kulit Putih di AS, Presiden AS: Rasisme yang Menjijikkan

Reporter : M. Zaki | Selasa, 15 Agustus 2017 - 09:54 WIB

IMG-4635

Donald Trump. (Ist)

Washington DC, kini.co.id – Presiden AS, Donald J Trump menegaskan tidak ada tempat bagi orang-orang yang rasis di Amerika. Ia mengatakan sikap rasisme atau menjadi kelompok pembenci apapun itu sangat menjijikkan.

Pria asal New York itu mengatakan rasisme, kebencian, dan fanatisme tidak memiliki tempat di tengah-tengah masyarakat AS.

“Rasisme itu jahat dan mereka yang memicu kekerasan atas nama ras adalah penjahat; termasuk KKK, neo-Nazi, pejuang supremasi kulit putih, dan kelompok pembenci lainnya yang menjijikkan; terhadap semua hal yang kita pegang sebagai warga Amerika,” ucapnya seperti dikutip dari France24, Selasa (15/8/2017).

Penyataan itu dikeluarkan usai aksi unjuk rasa di Charlottesville Sabtu lalu yang berakhir kekerasan. Unjuk rasa tersebut menewaskan seorang perempuan. Sementara itu, seorang pria sengaja menabrakkan mobilnya ke kelompok lawan.

Ia menegaskan hal itu akan diusut oleh hukum yang berlaku.

Sebelumnya, pria bernama James Alex Fields Junior dijerat dengan pasal pembunuhan tingkat dua, tiga tuduhan melukai orang lain dengan sengaja, dan satu tuduhan tabrak lari. Pria berusia 20 tahun itu diketahui menabrakkan mobilnya ke kerumunan pengunjuk rasa di University of Virginia.

Aksi pria asal Ohio itu menyebabkan seorang perempuan bernama Heather Heyer meninggal dunia. Aksi tabrak lari tersebut juga melukai sedikitnya 19 orang. James Alex Fields Junior diduga sengaja menabrak pengunjuk rasa yang memprotes aksi rasisme yang dilakukan kelompok pendukung supremasi kulit putih.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...