Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.49 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Punya Bunker Bawah Tanah Seperti Ini, Bikin Korut Tak Takut AS?

Punya Bunker Bawah Tanah Seperti Ini, Bikin Korut Tak Takut AS?

Reporter : Riki AB. | Sabtu, 12 Agustus 2017 - 11:31 WIB

IMG-4633

Sistem kereta bawah tanah korut, diklaim mejadi sistem metro terdalam di dunia. (Ist)

Pyongyang, kini.co.id – Korea Utara terus memberikan sinyal penyerangan terhadap Amerika Serikat dan wilayahnya. Baru-baru ini, Presiden Korea Utara (Korut), Kim Jong Un juga memulai uji coba rudal balistik mereka.

Tak hanya uji coba, Korut juga merencanakan serangan ke Guam, yang merupakan wilayah Amerika Serikat.

Korut tampaknya tak segan memamerkan kecanggihan peralatan perang mereka dan menunjukkan betapa mereka tidak takut menghadapi negara adikuasa seperti AS.

Baru-baru ini tersebar foto sistem metro bawah tanah milik Korea Utara. Foto-foto itu diambil fotografer asal Perancis, Eric Laforgue yang sedang melakukan perjalanan kesana.

Dikutip dari Dailymail, Sabtu (12/8/2017) kereta bawah tanah milik Korut ini diklaim menjadi sistem metro terdalam di dunia. Sehingga, jika ada serangan nuklir, warga Korut bisa bersembunyi di kedalaman 360 kaki.

Keberadaan sistem metro bawah tanah ini juga disebut alasan mengapa Korut tak pernah takut dengan ancaman perang AS. Bahkan baru-baru ini pejabat tinggi Korut menyatakan mereka tidak gentar terhadap serangan AS.

Secara normal, ruang bawah tanah ini berfungsi sebagai transportasi bawah tanah. Namun, itu juga akan berubah menjadi shelter perlindungan ketika perang meletus.

Sistem metro bawah tanah ini berada di kedalaman 360 kaki di bawah kota Pyongyang dan memiliki 2 jalur kereta sepanjang 18 miles.

Pembangunan ruang bawah tanah itu dimulai pada tahun 1968 oleh kakek Kim Jong Un yakni Kim Il Sung.

Sementara kereta bawah tanah itu adalah buatan Jerman dan dibeli Korut tahun 1999. Namun Korut mengaku kereta itu dibuat di Korea.

Eric mengatakan di bawah tanah itu ada sejumlah stasiun yang dinamai terkait revolusi. Bukan hanya itu, ia mengatakan anda akan disambut lagu-lagu perjuangan ketika masuk ke dalam.

“Nama-nama stasiun di sana Comrade, Red Star, Glory, Liberation, dan lainnya. Masuk ke kedalaman 120 meter hanya butuh waktu sebentar dan anda akan merasa berada dalam film, karena musik perjuangan dan patriotik akan diputar lewat speaker,” jelasnya.

Pejabat militer Korut mengatakan pihaknya merencanakan latihan peluncuran misil skala besar ke wilayah AS dan Korsel. Mereka sedang merampungkan rencana menyerang Guam yang diklaim sebagai latihan perang.

Latihan ini merupakan event tahunan namun setelah Pyongyang menyatakan akan menembakkan 4 misil Hwasong ke pulau kecil yang merupakan wilayah teritorial AS dan pusat militer utama.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...