Tuesday, 17 July 2018 | 13.00 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>50 Sipil Tewas dalam Serangan ISIS di Afghanistan

50 Sipil Tewas dalam Serangan ISIS di Afghanistan

Reporter : M. Zaki | Monday, 7 August 2017 - 11:47 WIB

IMG-4628

Ilustrasi ISIS (kininews/ist)

Peshawar, kini.co.id – Sedikitnya 50 orang warga sipil meninggal dunia setelah serangan yang terjadi di pos pemeriksaan yang dijaga oleh polisi di daerah Mirzawalang Provinsi Sar-e Pul, Afghanistan.

Militan yang menyerang pos itu kemudian memasuki desa dan membunuh sipil syiah termasuk anak-anak.

“Mereka terbunuh dengan cara yang brutal dan tidak manusiawi,” ungkap juru bicara gubernur daerah tersebut dikutip dari BBC, Senin (7/8/2017).

Ia menyebut pelaku adalah militan ISIS dan Taliban serta orang asing.

“Kombinasi antara militan Taliban dan ISIS — termasuk orang asing — terlibat. Keduanya adalah kelompok militan Sunni,” terangnya lagi.

Sementara, kelompok Taliban membantah membunuh warga sipil, mereka mengatakan bahwa anggotanya membunuh 28 anggota milisi yang didukung pemerintah di daerah tersebut.

Penyerangan dilaporkan meningkat di seluruh Afghanistan dalam beberapa bulan terakhir. Menurut perhitungan PBB, lebih dari 1.662 warga sipil terbunuh dalam periode setengah tahun ini.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...