Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.53 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Kantor Berita Al Jazeera di Yerussalem Bakal Ditutup

Kantor Berita Al Jazeera di Yerussalem Bakal Ditutup

Reporter : M. Zaki | Senin, 7 Agustus 2017 - 10:23 WIB

IMG-4626

Al Jazeera. (Ist)

Yerussalem, kini.co.id – Kantor berita Al Jazeera di Yerusallem akan ditutup dalam waktu dekat. Hal ini karena Israel menganggap media tersebut menyebarkan berita hasutan tentang kekerasan di negara mereka.

Setelah penutupan itu, Israel berharap saluran berita mereka akan bisa melaporkan situasi yang objektif.

“Langkah ini, ditujukan untuk meningkatkan keamanan Israel dan membawa situasi di mana saluran berita Israel bisa melaporkan suatu kejadian dengan objektif,” ucap Menteri Komunikasi, Ayoub Kara.

Diketahui, penutupan ini merupakan perintah dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Netanyahu pulalah yang menuduh Al Jazeera membuat hasutan soal kekerasan di Yerussalem.

Sebagai tindaklanjut, Israel juga akan menarik akreditas 30 wartawan yang bekerja di media tersebut. Dan menarik semua siaran baik yang bisa disaksikan di saluran berbayar atau gratis.

“Jaringan media Al-Jazeera mengutuk keputusan yang diprakarsai oleh pernyataan dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu,” tulis Al Jazeera.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...