Tuesday, 17 July 2018 | 13.00 WIB
KiniNEWS>Dunia>Finance>Dollar AS Melemah Akibat Kebijakan Trump

Dollar AS Melemah Akibat Kebijakan Trump

Reporter : Bambang Medy | Friday, 4 August 2017 - 15:26 WIB

IMG-4623

Donald Trump. (Ist)

NEW YORK, kini.co.id – Donald Trump menyatakan kebijakan ekonominya suskes dengan naiknya pasar saham, akan tetapi kesuksesan atas kebijakan ekonomi ini justru terbalik dengan kondisi mata uang dollar AS yang merosot.

Di tengah rekor indeks Dow Jones Industrial Average menembus level 22.000, nilai tukar dollar AS justru tenggelam. Indeks dollar yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap enam mata uang utama dunia kembali turun pada Jumat (4/8) pukul 13.46 WIB ke 92,764. Indeks dollar menyentuh level terendah dalam 15 bulan terakhir.

Seperti dilansir money.cnn, nilai tukar dollar AS yang melemah akan menguntungkan ekonomi AS. Harga saham terus melambung. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan AS akan mengantongi lebih banyak duit dari bisnis global karena membawa pulang dollar AS lebih besar.

Tapi, pesan dari lemahnya mata uang dan tingginya pasar saham ini tidak seperti efek ketika Trump baru menjabat. Ketika Trump memenangkan pemilihan presiden, kurs dollar AS menguat.

Janji Trump untuk memangkas angka pajak secara besar-besaran, belanja infrastruktur, dan deregulasi mengerek kurs dollar ke level tertinggi dalam 14 tahun terakhir pada Januari lalu.

Pada saat itu, investor yakin bahwa Trump bersama dengan Kongres yang dikendalikan oleh Partai Republik, pada akhirnya akan memulihkan ekonomi AS dari keterpurukan dan mendorong bank sentral AS Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga lebih agresif.

Kegagalan Trump dalam merealisasikan janjinya dan pemulihan ekonomi Eropa menjadi pukulan bagi keperkasaan dollar AS. Indeks dollar turun 10,12% dari level tertinggi tahun ini, 103,21 pada 3 Januari 2017.

Nilai tukar dollar pun mencatat penurunan dalam lima bulan berturut-turut. Ini adalah penurunan bulanan terlama sejak 2011.

Kit Juckes, macro strategist Societe Generale mengatakan, drama Gedung Putih terus menyeret nilai tukar dollar. “Keyakinan terhadap pemerintah AS untuk menghasilkan kebijakan fiskal yang bisa mendorong pertumbuhan kini mencapai titik terendah,” ungkap Juckes dalam laporan yang dikutip CNNMoney pekan ini.

Tekanan atas dollar AS juga datang dari perbaikan ekonomi Zona Euro. Pasalnya, bobot euro pada indeks dollar cukup besar. Mata uang euro pun terus menguat. Kurs euro terhadap dollar AS menguat ke level tertinggi dalam 2,5 tahun.

Trump sudah berkicau tentang rekor Dow Jones di level 22.000 berkali-kali. Tapi, presiden AS ini tak banyak komentar tentang nilai tukar dollar AS yang melemah.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal yang bocorannya sampai ke website Politico, Trump mengungkapkan bahwa dia menyukai dollar yang tidak terlalu kuat.

“Jujur saja, akan terjadi hal-hal buruk dengan nilai tukar dollar AS yang kuat,” kata Trump. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...