Tuesday, 17 July 2018 | 12.55 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Copot Detektor Logam, Kini Israel Larang Pria di Bawah 50 Tahun Masuk Al Aqsha

Copot Detektor Logam, Kini Israel Larang Pria di Bawah 50 Tahun Masuk Al Aqsha

Reporter : M. Zaki | Saturday, 29 July 2017 - 12:43 WIB

IMG-4617

Masjid Al Aqsha. (Ist)

Tel Aviv, kini.co.id – Setelah bersedia mencopot detektor logam di Masjid Al Aqsha, Israel kini malah melarang pria berusia di bawah 50 tahun untuk masuk dan beribadah di masjid tersebut.

Mereka beralasan jika langkah ini diambil demi menjaga keamanan.

“Pemeriksaan keamanan dilakukan dan terlihat tanda adanya gangguan serta demonstrasi hari ini. Hanya pria diatas 50 tahun yang diperbolehkan masuk ke Kota Tua dan Temple Mount (Al Aqsa). Sedangkan wanita segala usia tetap diizinkan,” ujar juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld, Jumat (28/7).

Lagi-lagi perilaku Israel itu menuai kecaman berbagai pihak. Pasalnya, Al Aqsha merupakan masjid tempat orang beribadah dan seharusnya dibuka untuk umum.

Sebelumnya ketegangan terjadi di Masjid Al Aqsha karena Israel memasang CCTV serat detektor logam di masjid tersebut. Hal ini dilakukan menyusul tewasnya polisi Israel yang diduga dibunuh pemuda Palestina.

Namun tindakan Israel itu justru memancing amarah Palestina dan mengundang bentrokan yang menghilangkan banyak nyawa.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...