Jumat, 15 Desember 2017 | 23.07 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Sidang Pembunuhan Kim Jong Nam Segera Digelar

Sidang Pembunuhan Kim Jong Nam Segera Digelar

Reporter : Riki AB. | Jumat, 28 Juli 2017 - 11:53 WIB

IMG-4614

Siti Aisyah. (reuters)

Shah Alam, kini.co.id – Kasus pembunuhan Kim Jong Nam, adik dari Presiden Korea Utara Kim Jong Un akan segera bergulir ke pengadilan.

Sidang kasus pembunuhan yang melibatkan Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Siti Aisyah itu akan digelar pada 2 Oktober 2017.

Dikutip dari The Star, Jumat (28/7/2017) tanggal tersebut diputuskan oleh Hakim Azmi Ariffin dalam sidang manajemen kasus yang dilakukan di Pengadilan Tinggi di Shah Alam hari ini.

Hakim juga menyebut kedua tersangka pembunuhan yakni Siti Aisyah dan Doan Thi Huong akan disidang bersamaan.

Selain itu dalam pengadilan tersebut akan dihadirkan 30-40 saksi termasuk 10 saksi ahli.

Sekadar Informasi, Kim Jong Nam dibunuh oleh 2 orang wanita dengan cairan beracun di terminal dua Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Senin 13 Februari 2017. Jika dinyatakan bersalah, keduanya terancam hukuman mati berdasarkan Pasal 302 Hukum Pidana Malaysia.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...