Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.44 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Terekam, Tindakan Pawang Panda Ini Dikecam Pengunjung

Terekam, Tindakan Pawang Panda Ini Dikecam Pengunjung

Reporter : Riki AB. | Jumat, 28 Juli 2017 - 08:59 WIB

IMG-4612

Pawang menyeret panda di sebuah penangkaran. (Ist)

Sichuan, kini.co.id – Panda merupakan hewan yang menggemaskan khas negara tirai bambu. Bulunya tebal berwarna hitam dan putih segera mencuri hati siapa saja yang melihatnya. Belum lagi ternyata panda kerap bertingkah lucu dan selalu menarik untuk dilihat.

Selain lucu, panda juga hewan yang bandel dan suka iseng kepada pawangnya. Tak jarang sang pawang kewalahan dalam mengurus hewan pemakan bambu tersebut.

Di Pusat Penangkaran Panda Chengdu, Provinsi Sichuan, China, pawang panda dikecam karena dinilai berlaku kasar pada hewan tersebut.

Dalam sebuah video yang direkam seorang pengunjung bernama Yixilian, Ketiga pawang terekam menyeret, melempar, dan membanting beberapa ekor panda ke lantai. Panda-panda itu berebut berlari ke luar kandang, dan pawang mencegahnya. Mereka menyeret dan melempar panda-panda itu agar tidak lari keluar.

Tindakan pawang ini dinilai kasar dan menimbulkan kecaman dari warga China.

Dikutip dari The Star, Jumat (28/7/2017), juru bicara pusat penangkaran satu orang staf terluka akibat gigitan panda. Salah satu pawang menerangkan, panda-panda itu sangat riang gembira saat kejadian.

“Mereka menggaruk lengan dan menggigit tangan kami. Ini tidak terekam dalam kamera. Mereka juga menyerang dua rekanku yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk disuntik vaksin,” tukas pria yang namanya dirahasiakan itu, mengutip dari

Begitupun, direktur pusat penangkaran tetap mengeluarkan peringatan bagi ketiga pawang tersebut atas perilaku kasar terhadap panda. Mereka akan menjalani pelatihan tentang bagaimana menangani panda secara lembut jika terjadi hal serupa di masa depan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...