Jumat, 15 Desember 2017 | 23.09 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Terekam, Tindakan Pawang Panda Ini Dikecam Pengunjung

Terekam, Tindakan Pawang Panda Ini Dikecam Pengunjung

Reporter : Riki AB. | Jumat, 28 Juli 2017 - 08:59 WIB

IMG-4612

Pawang menyeret panda di sebuah penangkaran. (Ist)

Sichuan, kini.co.id – Panda merupakan hewan yang menggemaskan khas negara tirai bambu. Bulunya tebal berwarna hitam dan putih segera mencuri hati siapa saja yang melihatnya. Belum lagi ternyata panda kerap bertingkah lucu dan selalu menarik untuk dilihat.

Selain lucu, panda juga hewan yang bandel dan suka iseng kepada pawangnya. Tak jarang sang pawang kewalahan dalam mengurus hewan pemakan bambu tersebut.

Di Pusat Penangkaran Panda Chengdu, Provinsi Sichuan, China, pawang panda dikecam karena dinilai berlaku kasar pada hewan tersebut.

Dalam sebuah video yang direkam seorang pengunjung bernama Yixilian, Ketiga pawang terekam menyeret, melempar, dan membanting beberapa ekor panda ke lantai. Panda-panda itu berebut berlari ke luar kandang, dan pawang mencegahnya. Mereka menyeret dan melempar panda-panda itu agar tidak lari keluar.

Tindakan pawang ini dinilai kasar dan menimbulkan kecaman dari warga China.

Dikutip dari The Star, Jumat (28/7/2017), juru bicara pusat penangkaran satu orang staf terluka akibat gigitan panda. Salah satu pawang menerangkan, panda-panda itu sangat riang gembira saat kejadian.

“Mereka menggaruk lengan dan menggigit tangan kami. Ini tidak terekam dalam kamera. Mereka juga menyerang dua rekanku yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk disuntik vaksin,” tukas pria yang namanya dirahasiakan itu, mengutip dari

Begitupun, direktur pusat penangkaran tetap mengeluarkan peringatan bagi ketiga pawang tersebut atas perilaku kasar terhadap panda. Mereka akan menjalani pelatihan tentang bagaimana menangani panda secara lembut jika terjadi hal serupa di masa depan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...