Kamis, 17 Januari 2019 | 01.25 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Reporter : M. Zaki | Senin, 17 Juli 2017 - 19:00 WIB

IMG-4585

Donald Trump. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali berkantor setelah libur sehabis mengunjungi Presiden Prancis Emmanuel Macron kembali melancarkan ofensif kepada media massa.

Umpatan sang presiden disampaikan setelah Minggu (16/7/2017) waktu setempat media merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan popularitas sang presiden kian jatuh akibat skandal intervensi Rusia dalam Pemilu AS dan prospek gagalnya pemerintahan Trump dalam mencampakkan UU Kesehatan peninggalan rezim Barack Obama, Obamacare.

Pada Senin (17/7) pagi waktu AS, Trump mencuitkan kalimat keras kepada pers, “Bersama semua sumber-sumber tak bernamanya dan reportase melencengnya yang curang, #Fake News (media massa pembohong) TENGAH MENDISTORSI DEMOKRASI di negara kita!”

Trump juga mengirimkan pengacara andalannya, Jay Sekulow, untuk menghadiri lima acara talk show sepanjang Minggu waktu AS untuk menegaskan tidak ada yang ilegal dari pertemuan antara putra tertuanya Donald Trump Jr. dengan seorang pengacara Rusia yang menjanjikan dia mendapatkan informasi yang bisa merusak citra Hillary Clinton.

Jajak pendapat Washington Post-ABC News menyatakan popularitas pemerintahan Trump jatuh ke tingkat terendah dalam enam bulan terakhir dari 42 persen pada April menjadi 36 persen hari ini. Sebaliknya tingkat ketidaksetujuan kepada sang presiden naik lima poin ke level 58 persen.

Mengomentari hasil jajak pendapat ini, Trump mencuit seperti dikutip AFP, “Jajak Pendapat ABC/Washington Post, meskipun hampir 42 persen lumayan untuk masa ini, adalah jajak pendapat paling tidak akurat![]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...