Monday, 23 July 2018 | 05.07 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Reporter : M. Zaki | Monday, 17 July 2017 - 19:00 WIB

IMG-4585

Donald Trump. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali berkantor setelah libur sehabis mengunjungi Presiden Prancis Emmanuel Macron kembali melancarkan ofensif kepada media massa.

Umpatan sang presiden disampaikan setelah Minggu (16/7/2017) waktu setempat media merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan popularitas sang presiden kian jatuh akibat skandal intervensi Rusia dalam Pemilu AS dan prospek gagalnya pemerintahan Trump dalam mencampakkan UU Kesehatan peninggalan rezim Barack Obama, Obamacare.

Pada Senin (17/7) pagi waktu AS, Trump mencuitkan kalimat keras kepada pers, “Bersama semua sumber-sumber tak bernamanya dan reportase melencengnya yang curang, #Fake News (media massa pembohong) TENGAH MENDISTORSI DEMOKRASI di negara kita!”

Trump juga mengirimkan pengacara andalannya, Jay Sekulow, untuk menghadiri lima acara talk show sepanjang Minggu waktu AS untuk menegaskan tidak ada yang ilegal dari pertemuan antara putra tertuanya Donald Trump Jr. dengan seorang pengacara Rusia yang menjanjikan dia mendapatkan informasi yang bisa merusak citra Hillary Clinton.

Jajak pendapat Washington Post-ABC News menyatakan popularitas pemerintahan Trump jatuh ke tingkat terendah dalam enam bulan terakhir dari 42 persen pada April menjadi 36 persen hari ini. Sebaliknya tingkat ketidaksetujuan kepada sang presiden naik lima poin ke level 58 persen.

Mengomentari hasil jajak pendapat ini, Trump mencuit seperti dikutip AFP, “Jajak Pendapat ABC/Washington Post, meskipun hampir 42 persen lumayan untuk masa ini, adalah jajak pendapat paling tidak akurat![]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...