Rabu, 26 Juli 2017 | 08.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Reporter : M. Zaki | Senin, 17 Juli 2017 - 19:00 WIB

IMG-4585

Donald Trump. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali berkantor setelah libur sehabis mengunjungi Presiden Prancis Emmanuel Macron kembali melancarkan ofensif kepada media massa.

Umpatan sang presiden disampaikan setelah Minggu (16/7/2017) waktu setempat media merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan popularitas sang presiden kian jatuh akibat skandal intervensi Rusia dalam Pemilu AS dan prospek gagalnya pemerintahan Trump dalam mencampakkan UU Kesehatan peninggalan rezim Barack Obama, Obamacare.

Pada Senin (17/7) pagi waktu AS, Trump mencuitkan kalimat keras kepada pers, “Bersama semua sumber-sumber tak bernamanya dan reportase melencengnya yang curang, #Fake News (media massa pembohong) TENGAH MENDISTORSI DEMOKRASI di negara kita!”

Trump juga mengirimkan pengacara andalannya, Jay Sekulow, untuk menghadiri lima acara talk show sepanjang Minggu waktu AS untuk menegaskan tidak ada yang ilegal dari pertemuan antara putra tertuanya Donald Trump Jr. dengan seorang pengacara Rusia yang menjanjikan dia mendapatkan informasi yang bisa merusak citra Hillary Clinton.

Jajak pendapat Washington Post-ABC News menyatakan popularitas pemerintahan Trump jatuh ke tingkat terendah dalam enam bulan terakhir dari 42 persen pada April menjadi 36 persen hari ini. Sebaliknya tingkat ketidaksetujuan kepada sang presiden naik lima poin ke level 58 persen.

Mengomentari hasil jajak pendapat ini, Trump mencuit seperti dikutip AFP, “Jajak Pendapat ABC/Washington Post, meskipun hampir 42 persen lumayan untuk masa ini, adalah jajak pendapat paling tidak akurat![]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Konflik di Masjid Aqsha, Liga Arab Kecam Israel
Peristiwa - Selasa, 25 Juli 2017 - 11:26 WIB

Konflik di Masjid Aqsha, Liga Arab Kecam Israel

Negara-negara Islam yang tergabung dalam Liga Arab mengecam tindakan pemerintan Israel karena rangkaian insiden terkait Masjid Aqsha.Liga Arab menyatakan Israel ...
Jadi Walikota, Kucing Ini Mati di Usia 20 Tahun
Unik - Senin, 24 Juli 2017 - 14:41 WIB

Jadi Walikota, Kucing Ini Mati di Usia 20 Tahun

Stubss adalah seekor kucing yang dipilih menjadi walikota di Talkeetna, Alaska Amerika Serikat pada tahun 1998.Stubbs menjadi walikota setelah warga ...
Hendak Memotret, Remaja Ini Malah Diserang Monyet
Peristiwa - Sabtu, 22 Juli 2017 - 09:52 WIB

Hendak Memotret, Remaja Ini Malah Diserang Monyet

Nasib malang menimpa seorang remaja dan kakeknya saat bertemu monyet liar di jalanan South Houston, Texas.Michaiel Schliesing dengan cucunya, Mariah ...
Ribuan Warga Palestina Turun ke Jalan Menuju Al-Aqsha Sambut Jumat Kemarahan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 22:55 WIB

Ribuan Warga Palestina Turun ke Jalan Menuju Al-Aqsha Sambut Jumat Kemarahan

Ketegangan semakin memuncak di Kota Al-Quds yang diduduki pada hari Jumat (21/7) saat ribuan jamaah Muslim Palestina berbondong-bondong menuju Masjid ...
Tentara Israel Tembak Mati Pemuda Palestina Saat Aksi Di Yerusalem
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 22:34 WIB

Tentara Israel Tembak Mati Pemuda Palestina Saat Aksi Di Yerusalem

Seorang remaja Palestina tewas ditembak oleh polisi Israel di tengah aksi protes terkait dengan diperketatnya akses masuk ke Yerusalem (Jumat, ...
Lagu Despacito Haram Diputar TV dan Radio di Malaysia
Peristiwa - Kamis, 20 Juli 2017 - 18:07 WIB

Lagu Despacito Haram Diputar TV dan Radio di Malaysia

Pemerintah malaysia melarang radio dan stasiun televisi negara untuk memutar lagu "Despacito" karena lirik lagu tersebut dinilai vulgar.Seperti dilansir Bloomberg, ...