Jumat, 22 September 2017 | 20.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Trump Kembali Serang Media Sebut Fake News

Reporter : M. Zaki | Senin, 17 Juli 2017 - 19:00 WIB

IMG-4585

Donald Trump. (Ist)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali berkantor setelah libur sehabis mengunjungi Presiden Prancis Emmanuel Macron kembali melancarkan ofensif kepada media massa.

Umpatan sang presiden disampaikan setelah Minggu (16/7/2017) waktu setempat media merilis hasil jajak pendapat terbaru yang menunjukkan popularitas sang presiden kian jatuh akibat skandal intervensi Rusia dalam Pemilu AS dan prospek gagalnya pemerintahan Trump dalam mencampakkan UU Kesehatan peninggalan rezim Barack Obama, Obamacare.

Pada Senin (17/7) pagi waktu AS, Trump mencuitkan kalimat keras kepada pers, “Bersama semua sumber-sumber tak bernamanya dan reportase melencengnya yang curang, #Fake News (media massa pembohong) TENGAH MENDISTORSI DEMOKRASI di negara kita!”

Trump juga mengirimkan pengacara andalannya, Jay Sekulow, untuk menghadiri lima acara talk show sepanjang Minggu waktu AS untuk menegaskan tidak ada yang ilegal dari pertemuan antara putra tertuanya Donald Trump Jr. dengan seorang pengacara Rusia yang menjanjikan dia mendapatkan informasi yang bisa merusak citra Hillary Clinton.

Jajak pendapat Washington Post-ABC News menyatakan popularitas pemerintahan Trump jatuh ke tingkat terendah dalam enam bulan terakhir dari 42 persen pada April menjadi 36 persen hari ini. Sebaliknya tingkat ketidaksetujuan kepada sang presiden naik lima poin ke level 58 persen.

Mengomentari hasil jajak pendapat ini, Trump mencuit seperti dikutip AFP, “Jajak Pendapat ABC/Washington Post, meskipun hampir 42 persen lumayan untuk masa ini, adalah jajak pendapat paling tidak akurat![]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...