Kamis, 17 Januari 2019 | 01.25 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Putin-Trump Sepakati Gencatan Senjata di Suriah

Putin-Trump Sepakati Gencatan Senjata di Suriah

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 8 Juli 2017 - 03:33 WIB

IMG-4579

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan saat bertemu di sela-sela pertemuan puncak G20. Foto/TRTalarabiya.

HAMBURG, kini.co.id – Setelah bertemu untuk pertama kalinya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin mencapai kesepakatan untuk membatasi kekerasan di Suriah barat daya. Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan keduanya di sela-sela pertemuan puncak G20 di Jerman.

Menurut Sekretaris Negara AS, Rex Tillerson, gencatan senjata adalah sebuah kesepakatan yang telah ditetapkan dan bisa menjadi pendahulu untuk kerja sama lebih lanjut di Suriah.

“Ini adalah indikasi pertama kami tentang AS dan Rusia untuk dapat bekerja sama di Suriah,” kata Tillerson seperti dikutip dari CNN, Sabtu (8/7).

“Kedua pemimpin tersebut memiliki diskusi panjang mengenai wilayah lain di Suriah dimana kita bisa bekerja sama,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Tillerson juga menyinggung soal masa depan Presiden Suriah Bashar al-Assad. Menurutnya, Assad pada akhirnya akan meninggalkan kekuasaan meskipun ia mengatakan masa depan kepemimpinan di Suriah masih belum jelas.

“Bagaimana Assad lengser belum ditentukan. Akan ada transisi dari keluarga Assad,” kata Tillerson kepada wartawan di G20 di Hamburg.

Tillerson juga mengatakan bahwa dia yakin AS dan Rusia memiliki tujuan yang sama untuk melihat Suriah yang stabil pasca ISIS.

“Saya pikir ada tingkat komitmen dari pihak pemerintah Rusia. Mereka melihat transisi dari kekalahan ISIS ke apa yang kita lakukan dengan negara bagian Suriah setelah jatuhnya ISIS,” kata Tillerson.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa AS, Rusia dan Yordania telah mengeluarkan sebuah memorandum bersama mengenai pembentukan zona de-eskalasi di wilayah barat daya Suriah, di wilayah Daraa, Quneitra Dan Suwayda. Sebuah gencatan senjata akan mulai berlaku di zona de-eskalasi ini siang hari waktu Damaskus pada tanggal 9 Juli.

“AS dan Rusia berjanji untuk memastikan bahwa semua kelompok di sana mematuhi gencatan senjata dan memberikan akses kemanusiaan” kata Lavrov. Polisi militer Rusia, berkoordinasi dengan AS dan Yordania, pada awalnya akan memastikan keamanan di sekitar zona de-eskalasi.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...