Selasa, 21 November 2017 | 11.17 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Akhirnya Trump dan Putin Berjabat Tangan

Akhirnya Trump dan Putin Berjabat Tangan

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 8 Juli 2017 - 03:28 WIB

IMG-4577

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan saat bertemu di sela-sela pertemuan puncak G20. TRTalarabiya

HAMBURG, kini.co.id – Untuk pertama kalinya Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan bersejarah itu terjadi di sela-sela pertemuan puncak G20 di Hamburg, Jerman.

Menanggapi pertemuan tersebut, Trump menyebutnya sebagai sebuah kehormatan. Ia bahkan sempat berjabat tangan dengan Putin. Lebih jauh Trump mengatakan bahwa ia menantikan hal-hal positif yang terjadi dalam hubungan dengan mantan pesaing AS dalam Perang Dingin.

“Putin dan saya telah membahas berbagai hal, dan saya pikir ini berjalan sangat baik,” kata Trump kepada wartawan, duduk bersama Putin yang dia temui pada pertemuan puncak G20.

“Kami telah melakukan beberapa pembicaraan yang sangat bagus, kami akan berbicara sekarang dan tentu saja akan berlanjut. Kami berharap banyak hal positif terjadi bagi Rusia, AS dan semua orang yang berkepentingan. Dan ini kehormatan bersamamu,” ujarnya lagi seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/7/2017).

Putin, melalui penerjemah, mengatakan bahwa sementara keduanya telah berbicara melalui telepon, percakapan telepon tidak akan pernah cukup, sehingga pertemuan mereka menjadi pertemuan bilateral yang penting.

“Saya senang bertemu dengan Anda secara pribadi,” kata Putin.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...