Jumat, 22 September 2017 | 20.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Akhirnya Trump dan Putin Berjabat Tangan

Akhirnya Trump dan Putin Berjabat Tangan

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 8 Juli 2017 - 03:28 WIB

IMG-4577

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin berjabat tangan saat bertemu di sela-sela pertemuan puncak G20. TRTalarabiya

HAMBURG, kini.co.id – Untuk pertama kalinya Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan bersejarah itu terjadi di sela-sela pertemuan puncak G20 di Hamburg, Jerman.

Menanggapi pertemuan tersebut, Trump menyebutnya sebagai sebuah kehormatan. Ia bahkan sempat berjabat tangan dengan Putin. Lebih jauh Trump mengatakan bahwa ia menantikan hal-hal positif yang terjadi dalam hubungan dengan mantan pesaing AS dalam Perang Dingin.

“Putin dan saya telah membahas berbagai hal, dan saya pikir ini berjalan sangat baik,” kata Trump kepada wartawan, duduk bersama Putin yang dia temui pada pertemuan puncak G20.

“Kami telah melakukan beberapa pembicaraan yang sangat bagus, kami akan berbicara sekarang dan tentu saja akan berlanjut. Kami berharap banyak hal positif terjadi bagi Rusia, AS dan semua orang yang berkepentingan. Dan ini kehormatan bersamamu,” ujarnya lagi seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/7/2017).

Putin, melalui penerjemah, mengatakan bahwa sementara keduanya telah berbicara melalui telepon, percakapan telepon tidak akan pernah cukup, sehingga pertemuan mereka menjadi pertemuan bilateral yang penting.

“Saya senang bertemu dengan Anda secara pribadi,” kata Putin.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...