Jumat, 22 September 2017 | 20.12 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Hamburg Rusuh Delapan Mobil Dibakar Massa

Hamburg Rusuh Delapan Mobil Dibakar Massa

Reporter : M. Zaki | Jumat, 7 Juli 2017 - 22:56 WIB

IMG-4575

Kerusuhan di Hamburg lokasi KTT G20. Reuters

HAMBURG, kini.co.id – Asap membubung dari pusat kota Hamburg. Eskalasi antara demonstran garis keras dan polisi memang sudah diprediksikan. Demonstran mengancam memblokade jalan masuk ke lokasi KTT.

Sedikitnya dilaporkan delapan mobil mewah Porsche dibakar di satu lokasi penjualan kendaraan di kawasan Eidelstedt, Kota Hamburg, Jerman, dan polisi setempat mengaitkan peristiwa tersebut sebagai aksi teror menjelang pertemuan puncak pemimpin Kelompok 20 Negara (Group 20 atau G20).

Seorang juru bicara Kepolisian Kota Hamburg menyatakan kepada media, Jumat, bahwa peristiwa pada Kamis dini hari tersebut dicurigai dilakukan secara sengaja karena ditemukan bahan mudah terbakar di tempat kejadian perkara (TKP)

Kota Hamburg berada dalam keadaan siaga satu. Polisi membentuk barikade-barikade dan menutup jalan-jalan masuk ke pusat kota. Sementara demonstran garis keras hari Jumat pagi (7/7) mencoba memblokir jalan-jalan masuk ke lokasi KTT G20.

Malam sebelumnya, polisi terlibat bentrokan dengan para demonstran garis keras yang berdatangan dari berbagai penjuru Eropa. Target mereka adalah sedapat mungkin mengganggu jalannya KTT G20 atau bahkan menghentikannya.

Polisi Hamburg sudah lebih dulu mengantisipasi dengan pengerahan alat-alat berat seperti meriam air dan mobil lapis baja. Aparat yang diturunkan berpakaian lengkap dengan peralatan anti huru hara. Para demonstran yang terbagi dalam beberapa kelompok langsung berhadapan dengan polisi anti huru hara.

Menjelang pagi hari, polisi berhasil menguasai situasi dan kondisinya agak tenang. Sisa-sisa kebakaran terlihat di sana-sini. Kaca-kaca pecah, ATM bank banyak yang dirusak. Pemadam Kebakaran di Hamburg melaporkan, mereka bekerja sepanjang malam untuk memadamkan api. Mereka mendapat sekitar 60 panggilan dari berbagai lokasi. Namun tidak dilaporkan adanya korban dengan cidera berat karena kebakaran.

Aksi protes massal hari Kamis (6/7) dimulai dengan teratur di Pasar Ikan Hamburg. Acara diisi dengan musik dan seruan para pembicara. Dari sana, rombongan demonstran mulai bergerak mendekati lokasi konferensi yang dijaga ketat.

Sejak Jumat (7/7) sampai Sabtu (8/7) besok pukul 5 sore, polisi memberlakukan larangan berkumpul di seluruh pusat kota Hamburg. Tapi kelompok yang menamakan diri “Block G20 – Colour the red zone” menyatakan akan mencoba menembus barikade polisi sampai di Ring 1.

Kelompok “Revolusioner anti G20″ mengusung motto “Goyang G20, Tenggelamkan Kapitalisme” melaporkan akan mulai berdemonstrasi pukul 19.30. Ada sekitar 30 aksi demonstrasi yang sudah didaftarkan kepada pihak berwenang.

KTT G20 di Hamburg dimulai Jumat (7/7) pagi membahas tentang ancaman terorisme internasional. Setelah itu, para kepala negara dan pemerintahan negara-negara industri dan ambang industri itu akan membicarakan soal perlindungan iklim dan perdagangan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...