Jumat, 15 Desember 2017 | 23.09 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Jokowi-Erdogan Saksikan Penandatangan Dua Dokumen Kemitraan

Jokowi-Erdogan Saksikan Penandatangan Dua Dokumen Kemitraan

Reporter : M. Zaki | Kamis, 6 Juli 2017 - 22:43 WIB

IMG-4569

Presiden Jokowi dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di White Palace Antara, Turki. TurkiyeTalarabiya.

ANKARA, kini.co.id – Presiden Jokowi dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyaksikan penandatangan dua dokumen kemitraan atau kerja sama yang disepakati oleh kedua negara yakni di bidang kesehatan dan ekonomi.

Kedua Kepala Negara menyaksikan penandatangan dokumen itu di White Palace Ankara, Turki, Kamis (6/7).

Perwakilan pemerintah yang menandatangani dokumen tersebut yakni Mentri Luar Negeri Retno LP Marsudi, kerjasaama dibidang kesehatan. Sedangkan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menandatangani negosiasi Indonesia-Turki Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA) dengan pihak Pemerintah Turki.

Pada kesempatan setelah penandatangan Presiden Jokowi menyatakan menyambut baik ditandatanganinya dua dokumen kerja sama tersebut.

“Saya menyambut baik ditandatanganinya dua dokumen kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Turki yaitu di bidang kesehatan dan peluncuran perundingan ‘Indonesia Turki Comprehensive Economic Partnership Agreement’,” kata Jokowi seperti dilansir Antara.

Sementara Presiden Erdogan menyatakan ingin bekerja sama dengan Indonesia termasuk kemitraan dalam berbagai bidang.

“Kita ingin penuh bekerja sama antara Indonesia-Turki dan kita ingin dengan saya kira saudara teman saya yang baik akan ke pertemuan G20. Jadi semakin penting bagi Turki dan Indonesia untuk bekerja sama, kemitraan berbagai bidang,” kata Presiden Erdogan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...