Jumat, 15 Desember 2017 | 23.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Banyak Sipil Terluka di Mosul

Banyak Sipil Terluka di Mosul

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 6 Juli 2017 - 13:45 WIB

IMG-4567

Ilustrasi. (Ist)

BAGHDAD, kini.co.id – Tak kurang dari 500 warga sipil sudah dievakuasi dari kawasan Mosul Barat satu hari terakhir. Karena Mosul sedang menghadapi pertempuran melawan keberadaan ISIS.

“Banyak warga sipil yang terluka saat melarikan diri dari distrik Kota Tua (Mosul) di mana terjadi pertempuran antara milisi ISIS dengan pasukan militer Irak,” ucap perwira militer Irak, Kolonel Ahmad Hasyim, Kamis (6/7).

Diketahui, ISIS sudah berada di sejumlah titik di Kota Tua. Bahkan warga sipil masih terjebak dan menjadi tawanan ISIS. ISIS menggunakan warga sipil sebagai perisai.

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Irak Haider al-Abadi mengucapkan selamat kepada pejuang dan militer negaranya yang meraih kemenangan telak atas ISIS di Mosul.

Dia sampaikan hal itu sepekan setelah Abadi mengumumkan jatuhnya kekhalifahan ISIS oleh setelah militer Irak dan kembali menguasai Masjid al-Nuri di Mosul.

“Alhamdulillah, kami berhasil membebaskan (Mosul) dan membuktikan pihak lain salah. Masyarakat Mosul mendukung dan berdiri bersama pasukan keamanan kami melawan terorisme,” kata Abadi.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...