Jumat, 15 Desember 2017 | 23.07 WIB
KiniNEWS>Dunia>Unik>Omelet Mangkuk Besar, Menu Sarapan Putin

Omelet Mangkuk Besar, Menu Sarapan Putin

Reporter : Ary Syahputra | Kamis, 6 Juli 2017 - 11:06 WIB

IMG-4565

Presiden Russia Vladimir Putin. (ist)

kini.co.id – Presiden Russia Vladimir Putin rupanya memiliki rutinitas tak bergerak dari tempat tidur sampai siang hari. Dia selalu menuntaskan kerjaanya hingga tengah malam.

Dari Independent dikutip, Putin yang sibuk masih saja sempat bangun pagi. Laporan Newsweek juga disebutkan, takakan beranjak dari tempat tidur menjelang siang. Surat kabar itu sudah tahunan mempelajari kebiasaan Putin.

Putin memulai sarapan ketika siang hari. Kemudian mengambil omelet dengan mangkuk besar pakai sejumlah telur puyuh berbalut keju.

Jus herbal dan lobak menjadi pilihan minumannya. Menu itu juga telah disediakan oleh rekan politik Putin.

“Bumbunya biasa dikirim secara teratur dari tanah pertanian di Patriark Kirill,” tulis laporan Newsweek.

Lalu Putin meminum kopi dan berenang sekitar dua jam. Bisa juga Putin, olahraga fitness semisal angkat beban

“Latihan itu terkadang dipublikasikan dengan baik kemungkinan ditujukan untuk menumbuhkan citra publik yang maskulin dan tangguh,” menurut laporan dari Guardian.

Malah, Putin kadang ditemani oleh seekor anjing labrador hitam bernama Koni yang sudah menantinya di pinggir kolam renag.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...