Jumat, 15 Desember 2017 | 23.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Korea Utara Keluarkan Perintah Eksekusi Park Geun-hye

Korea Utara Keluarkan Perintah Eksekusi Park Geun-hye

Rabu, 28 Juni 2017 - 22:11 WIB

IMG-4561

mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye (getty image)

SEOUL, kini.co.id – Pemerintah Korea Utara mengeluarkan perintah eksekusi mati terhadap mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye dan kepala mata-matanya Lee Byung-ho terkait dengan upaya pembunuhan pemimpinnya, Kim Jong Un.

Kantor berita nasional Korea Utara, KCNA, menjelaskan ada fakta yang terungkap bahwa Park telah mendalangi rencana untuk melakukan pembunuhan terhadap pemimpinnya pada 2015.

“Kami menyatakan di dalam dan di luar negeri bahwa kami akan menjatuhkan hukuman mati atas pengkhianat Park Geun-hye dan mantan direktur boneka dinas intelijennya,” tutur KCNA seperti dikutip Reuters, Rabu (28/6).

KCNA tidak mengungkapkan siapa sumber yang mengungkapkan hal tersebut. Namun, sebuah surat kabar Jepang melaporkan pada pekan ini bahwa Park pada 2015 menyetujui rencana penggulingan rezim pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Adapun, Park digulingkan pada Maret lalu karena skandal korupsi dan berada di dalam tahanan Korea Selatan saat diadili. Sementara itu, badan intelijen Korea Selatan, NIS, mengatakan laporan berita tentang rencana pembunuhan Kim Jong Un tersebut tidak berdasar.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...