Selasa, 22 Agustus 2017 | 17.57 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Saudi Arabia Sebut Tak Ada Tawar Menawar Soal Tuntutannya kepada Qatar

Saudi Arabia Sebut Tak Ada Tawar Menawar Soal Tuntutannya kepada Qatar

Reporter : Fauzan | Rabu, 28 Juni 2017 - 10:43 WIB

IMG-4560

Doha, Qatar (AFP)

Washington, kini.co.id – Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan, tuntutan kerajaan dan negara-negara Arab lainnya agar Qatar berhenti mendukung terorisme, tak bisa ditawar.

Konsekuensinya jika tuntutan tersebut dipenuhi tentu Qatar akan lepas dari pengucilan Negara kawasan teluk jika tidak Qatar nampaknya akan tetap terkucil dari mereka.

Ketika ditanya para wartawan saat berkunjung ke Washington, apakah tuntutannya tidak bisa ditawar, Jubeir mengatakan memastikan hal mutlak. “Ya, kami telah memastikan, kami sudah mengambil langkah-langkah kami dan terserah (pemerintah Dahar) apakah mereka akan mengubah perilaku mereka atau tidak dan jika mereka melakukannya, semuanya akan berjalan tapi jika tidak, mereka akan tetap dikucilkan,” kata Jubeir.

“Jika Qatar ingin kembali ke lingkaran Dewan Kerja Sama Teluk, “mereka (pemerintah Qatar, red) tahu apa yang harus mereka lakukan,” tegasnya.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahran dan Mesir telah menerapkan boikot terhadap Qatar sejak tiga pekan lalu. Negara-negara itu menuding Qatar mendukung kelompok-kelompok garis keras.

Mereka kemudian mengeluarkan ultimatum terhadap Qatar, termasuk menuntut negara itu untuk menutup pangkalan militer Turki di Doha, menutup saluran televisi Al Jazeera serta mengekang hubungan dengan Iran.

Pemerintah Qatar membantah berbagai tuduhan Saudi cs yang diduga dibalik itu ada kepentingan Amerika Serikat dan mengatakan tuntutan-tuntutan itu sejatinya mengendalikan kedaulatan negaranya.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson, dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di gedung Departemen Luar Negeri pada Selasa depan.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tercemar Limbah, Anjing di India jadi Biru dan Buta
Peristiwa - Sabtu, 19 Agustus 2017 - 11:32 WIB

Tercemar Limbah, Anjing di India jadi Biru dan Buta

Limbah beracun bisa berdampak buruh bahkan mematikan bagi makhluk hidup di sekitarnya.Di Mumbai India, anjing-anjing liar berubah menjadi warna biru.Perubahan ...
Pendapatan Alibaba Kuartal II Capai 50,1 Miliar Yuan
Finance - Jumat, 18 Agustus 2017 - 13:32 WIB

Pendapatan Alibaba Kuartal II Capai 50,1 Miliar Yuan

Raksasa e-commerce asal China mengalahkan perkiraan analis dengan kenaikan pendapatan kuartal keduanya yang cukup fantastis. Diilansir dari Reuters pada Jumat ...
Diserang Teroris, Begini Duka Neymar untuk Barcelona
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 10:02 WIB

Diserang Teroris, Begini Duka Neymar untuk Barcelona

Insiden yang menewaskan belasan orang di Barcelona membuat banyak pihak prihatin.Salahsatunya dari penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar da Silva.Pesepakbola itu ...
ISIS Teror Barcelona, 13 Orang Tewas
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 08:33 WIB

ISIS Teror Barcelona, 13 Orang Tewas

Sebuah van melaju kencang dan menabrak ratusan orang di jalanan Barcelona, Spanyol, Kamis (17/8/2017) waktu Barcelona.Van tersebut diduga sengaja menabrak ...
Paska Serangan Van, Spanyol Perketat Keamanan
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 07:12 WIB

Paska Serangan Van, Spanyol Perketat Keamanan

Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengatakan, Kamis, ia akan mengkoordinasikan upaya untuk memperketat pengamanan setelah serangan maut menggunakan mobil van ...
Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS
Peristiwa - Jumat, 18 Agustus 2017 - 06:20 WIB

Mobil Van Tabrak 13 orang Hingga Tewas di Barcelona Diakui Serangan IS

Serangan mobil van yang menabrak kerumunan orang di Las Ramblas, Barcelona, Spanyol, Kamis (17/8) waktu setempat, sebanyak 13 orang dinyatakan ...