Jumat, 15 Desember 2017 | 23.08 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Berdalih Akhiri Krisis, Arab Saudi Cs Ajukan 13 Intervensi kepada Qatar

Berdalih Akhiri Krisis, Arab Saudi Cs Ajukan 13 Intervensi kepada Qatar

Sabtu, 24 Juni 2017 - 05:56 WIB

IMG-4557

Doha, Qatar (AFP)

Jakarta, kini.co.id – Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain yang memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Qatar mengajukan daftar 13 tuntutan sebagai syarat untuk mengakhiri krisis di kawasan Teluk.

Alih-alih untuk mengakhiri krisis ketiga belas tuntutan tersebut lebih dari pada intervensi kawasan teluk terhadap negeri terkaya minyak didunia itu.

Salah satu tututan Arab Saudi cs, adalah permintaan agara Qatar menutup stasiun televisi Al Jazeera serta mengurangi kedekatannya dengan Iran.

Tuntutan lainnya adalah meminta agar Qatar menutup pangkalan militer Turki di Qatar. Qatar juga dituntut agar mengumumkan secara resmi hubungan mereka dengan gerakan teroris, serta kelompok militan lainnya, termasuk Ikhwanul Muslimin, ISIS, al Qaeda, Hezbullah dan Jabhat Fateh al Sham.

Kuwait yang bertindak sebagai mediator perdamaian antara Arab Saudi dan koalisinya serta Qatar yang terlibat krisis diplomasi berat, mengajukan daftar 13 tuntutan itu, Jumat (23/6) seperti dilansir kantor berita Associated Press.

Krisis memuncak bulan Juni ini, setelah Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, yang dituding membiayai terorisme. Inilah krisis diplomatik paling berat di kawasan Teluk sejak 1991, saat berkecamuknya perang Teluk melawan Irak di bawah Saddam Hussein.

Pemerintah di Doha sejauh ini tetap menolak tudingan mendanai ekstrimisme, Qatar sebagai negara yang mempunyai kebijakan politik lebih terbuka, termasuk menjalin hubungan dekat dengan Iran, serta mendukung gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir, dinilai menimbulkan kekhawatiran bagi negara Arab lainnya, terutama Saudi Arabia yang tidak akan pernah mentolerir terhadap kelompok khawarij, murziah dan muktazilah tumbuh subur di Saudi, terlebih Syiah.

Keempat negara menekan Qatar untuk mengambil sikap dan memenuhi seluruh tuntutan dalam tenggat 10 hari. api tidak ada penjelasan lebih lanjut jika 13 tuntutan tersebut tidak dipenuhi oleh Qatar.

Tak hanya itu, Arab Saudi Cs juga akan melakukan pengawasan total dengan mewajibkan audit bulanan di tahun pertama setelah Qatar menyanggupi tuntutan itu, kemudian pada audit triwulan kedua Qatar akan diawasi setiap tahun penggunaan dananya yang diduga mengalir ke kelompok Ikhwanul Muslimin dan lainnya dicap terorisme selama 10 tahun ke depan.***

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...