Kamis, 17 Januari 2019 | 01.37 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>UNICF: Lima Juta Anak Irak Butuh Bantuan Kemanusiaan

UNICF: Lima Juta Anak Irak Butuh Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 24 Juni 2017 - 02:51 WIB

IMG-4555

Anak-anak berlari direruntuhan bangunan di Irak (UNICEF)

New York, kini.co.id – Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) melaporkan lebih dari lima juta anak memerlukan bantuan kemanusiaan mendesak di Irak sementara pertempuran bertambah sengit.

Satu laporan baru yang disiarkan oleh UNICEF juga mengatakan 1.075 anak telah meninggal dan lebih dari 1.100 anak telah cacat dan cedera sejak 2014. Hampir 5.000 anak, kata UNICEF sebagaimana dikutip Xinhua.

Mereka telah terpisah dari keluarga dan hampir 140 serangan dilancarkan terhadap gedung sekolah dan hampir 60 serangan terhadap rumah sakit.

Peter Hawkins, wakil UNICEF di Irak, mengatakan di seluruh negeri itu, anak-anak terus menyaksikan kengerian dan kekerasan yang tak terperikan.

Ia mengatakan mereka telah tewas, cedera, diculik dan dipaksa untuk menembak dan membunuh dalam perang yang paling brutal dalam sejarah modern dunia.

Oleh karena itu, badan PBB tersebut memohon segera diakhirinya kerusuhan yang berlangsung di Irak, dan mengatakan semua pihak yang berperang berutang pada anak-anak Irak untuk segera mengakhiri konflik.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...