Monday, 23 July 2018 | 05.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Konten Teroris akan Dicabut Google

Konten Teroris akan Dicabut Google

Reporter : Ary Syahputra | Monday, 19 June 2017 - 11:25 WIB

IMG-4550

Perusahaan Google. (Ist)

kini.co.id – Konten ekstrimis kekerasan di Youtube akan mendapatkan perhatian lebih dari Google. Bahkan konten teroris bakal dicabut.

Informasi yang dikumpulkan, Google segera mengambil posisi tegas dalam video berkonten hasutan agama dengan menerbitkan peringatan. Bahkan kemungkinan akan muncul peringatan dan tidak merekomendasi ke pengguna Youtube, walaupun konten itu tidak jelas menyalahi kebijakan Google.

Google bakal merekrut sumber daya teknik yang lebih banyak juga meningkatkan penggunaan teknologinya guna mengidentifikasi video-video ekstremis. Kemudian, ditambah pelatihan bagi para pemilih konten guna mengidentifikasi dan mencabut dengan cepat konten semacam itu.

“Selama ini kami dan yang lainnya bekerja bertahun-tahun dalam mengidentifikasi dan mencabut konten yang menyalahi kebijakan kami, kebenaran yang tidak mengenakkan adalah bahwa kami sebagai industri, mesti menyadari bahwa saat ini banyak lagi hal yang mesti dilakukan,” ucap penasihat umum Google Kent Walker.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...