Tuesday, 17 July 2018 | 12.52 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Korbankan Qatar untuk Kampanye Kotor tak Bertujuan

Korbankan Qatar untuk Kampanye Kotor tak Bertujuan

Reporter : Ary Syahputra | Wednesday, 14 June 2017 - 09:47 WIB

IMG-4547

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Ist)

ANKARA, kini.co.id – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan isolasi dan embargo sejumlah negara kepada Qatar adalah melanggar nilai-nilai Islam. Sehingga Qatar seperti mendapatkan hukuman mati.

“Sebuah kesalahan yang sangat serius sedang dilakukan di Qatar. Mengisolasi sebuah negara di semua wilayah tidak manusiawi dan bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Keputusan hukuman mati telah diambil untuk Qatar,” kata Erdogan, Selasa (13/6) kemarin.

Padahal, Qatar telah jelas menunjukkan sikap tegas terhadap kelompok teroris ISIS.

“Mengorbankan Qatar melalui kampanye kotor tidak bertujuan,” ucapnya.

Sebelumnya sejumlah negara Teluk, seperti Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Yaman, dan Bahrain, memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pekan lalu. Mereka juga memberlakukan sanksi ekonomi serta menutup seluruh akses, yakni darat, udara, serta laut, dari dan menuju Qatar.

Mereka menuduh Qatar sebagai pihak yang menyokong dan mensponsori kelompok teroris. Sementara Qatar membantah secara tegas.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...