Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.53 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Jokowi Bicara Banyak dengan Erdogan

Jokowi Bicara Banyak dengan Erdogan

Reporter : Ary Syahputra | Selasa, 13 Juni 2017 - 12:18 WIB

IMG-4546

Recep Tayyip Erdogan dan Emir Qatar Syeikh Thamim (Al--Arabiaya)

JAKARTA, kini.co.id – Presiden Joko Widodo mengklaim telah berbicara langsung dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan membicarakan soal ketegangan sejumlah negara Arab dengan Qatar.

“Sampai saat ini saya sudah bertelepon ke Presiden Turki, Erdogan. Saya sudah telepon dan bicara banyak. Saya sudah telepon juga ke Emir Qatar, Sheikh Tamim, saya sudah telepon dan bicara banyak juga, kemudian kemarin malam saya juga telepon lagi ke Sheikh Mohammed dari UEA dan berbicara banyak,” ucap Jokowi, Selasa (13/6).

Pemerintah kini mengambil peran turut peduli dalam membantu permasalahan antara negara Arab dengan Qatar.

“Sementara ini saya ingin mendapat masukan-masukan terlebih dahulu, sebetulnya persoalan dasarnya apa, sehingga nanti kita bisa berperan di sebelah mana. Sementara ini saya belum bisa berbicara di sebelah mana kita akan berperan,” kata dia.

Menurut mantan pelopor mobil Esemka ini bakal terus melakukan komunikasi bersama sejumlah negara yang terlibat dalam permasalahan di Timur Tengah itu. Dikabarkan, empat negara Teluk yakni Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Bahrain memutuskan hubungan dengan Qatar terkait dugaan dukungan Qatar terhadap terorisme.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir menyampaikan supaya Qatar cepat mengakhiri dukungannya terhadap kelompok Hamas Palestina dan juga Ikhawanul Muslimin. Sehingga, hubungan diplomatik dengan negara-negara Arab lainnya dapat segera pulih.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...