Kamis, 17 Januari 2019 | 02.22 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>PM Inggris Bahas Teror London Brigde di Pertemuan Darurat Cobra

PM Inggris Bahas Teror London Brigde di Pertemuan Darurat Cobra

Minggu, 4 Juni 2017 - 18:33 WIB

IMG-4531

Polisi dan petugas medis memberikan pertolongan korban teror London (Telegraph)

London, kini.co.id – Perdana Menteri Inggris Theresa May mengambil sejumlah kebijakan dalam merespons insiden teror yang terjadi di London, semalam yang menewaskan enam korban beserta pelakunya dan puluhan lainnya luka-luka.

Ia dijadwalkan memimpin pertemuan darurat Cabinet Office Briefing Rooms [Cobra]. Pertemuan darurat itu biasa digelar melibatkan komite lintas departemen untuk menanggapi kondisi darurat nasional.

Dikutip Telegraph, Theresa dijadwalkan menggelar pertemuan Cobra dengan melibatkan sejumlah menteri di kabinet pada Minggu (4/6) dini hari waktu setempat.

Saat insiden di London Bridge terjadi semalam, Theresa tengah berada di wilayah konstituennya di Maidenhead, Berkshire. Dia segera bertolak ke Downing Street untuk memimpin pertemuan Cobra.

Theresa menyatakan insiden van yang menabrak ke kerumunan pejalan kaki di London Bridge Sabtu (3/6) malam akan ditanggapi secara serius.

Ia memastikan bahwa insiden mengerikan yang terjadi tadi malam akan diperlakukan sebagai ‘tindakan berpotensi terorisme’.

Melalui akun Twitter-nya, usai menggelar pertemuan darurat, May menyebut dia akan segera memberi pengumuman terkait serangan di London Bridge.

“Saya baru saja selesai memimpin rapat COBR untuk merespon serangan keji di London dan saya akan segera memberikan pernyataan di Downing Street,” ujarnya.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...