Sabtu, 24 Februari 2018 | 00.47 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Amerika Punya Hubungan Baik Dengan Indonesia

Amerika Punya Hubungan Baik Dengan Indonesia

Sabtu, 3 Juni 2017 - 10:55 WIB

IMG-4528

Ramadhan Outing. (kininews/ardiansyah)

BEKASI, kini.co.id – Wakil Duta Besar Amerika Serikat, untuk Indonesia, Brian McFeeters, mengungkapkan kalau hubungan Amerika Serikat dan Indonesia sangat dekat.

Bahkan, kata dia, ada tiga persamaan karakter yang dimiliki kedua negara. Hak ini ia katakan dalam kegiatan Ramadhan Outing di Universitas Islam “45″ (Unisma) Bekasi, Jumat (2/6/2017).

“Kami dekat sekali dengan Indonesia karena banyak penilaian yang sama dari kedua negara yang terjalin baik selama ini,” kata dia.

Ketiga kesamaan itu, lanjut Brian adalah menganut azas demokrasi, saling menjunjung tinggi hak azasi manusia dan kebebasan beragama serta toleransi yang kuat di tengah masyarakatnya.

Brian membeberkan, kalau Indonesia adalah populasi ketiga negara di dunia yang menganut demokrasi.

Ia mengapresiasi terjaganya komitmen bersama dalam menjunjung tinggi hak azasi manusia, dengan sama-sama menghormati hak-hak setiap individu.

“Hak azasi manuasia sama-sama dihormati. Ini sama seperti kami di Amerika,” ungkap dia.

Kebebasan dan toleransi beragama yang sudah ada di Indonesia, kata Brian, juga diharapkan dapat terus diperkuat.

Ia mecontohkan, di dekat kantor Kedubes AS di Jakarta ada tempat ibadah klenteng yang berdampingan dengan gereja, sementara masing-masing jemaatnya hidup berdampingan dalam kerukunan.

“Kami punya hubungan yang baik dengan pemerintah Indonesia. Kita berbagi nilai yang sama. Ini hubungan lebih dalam, tidak sekedar diplomatis saja,” tandas dia.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...