Kamis, 22 Februari 2018 | 08.12 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Pemilu Prancis, Marcon Unggul Atas Le Pen

Pemilu Prancis, Marcon Unggul Atas Le Pen

Senin, 8 Mei 2017 - 02:27 WIB

IMG-4517

Kandidat presiden Prancis Emmanuel Macron (Reuters)

Paris, kini.co.id – Kandidat presiden Prancis Emmanuel Macron unggul dalam pemilihan umum putaran kedua di negara itu yang digelar Minggu, (7/5).

Dalam sejumlah survei menyatakan pendiri gerakan politik independen En Marche itu sebagai pemenang.

Ada tiga lembaga survei yang melakukan penghitungan suara secara cepat setelah tempat pemungutan suara ditutup pukul 8 malam waktu setempat menyatakan Macron unggul dari saingannya, Marine Le Pen.

Macron mendapatkan 65 persen suara dibanding kandidat dari partai sayap kanan Front Nasional tersebut.

Dengan keunggulannya itu, Macron hampir dipastikan secara resmi menjadi presiden termuda di Prancis.

Pria berusia 39 tahun itu sebelumnya telah unggul dalam sejumlah debat dan mendapat dukungan dari komunitas masyarakat beragama, khususnya Islam.

Mantan bankir investasi dan menteri keuangan Prancis itu kerap disebut memiliki pandangan lebih baik dalam mengatasi sejumlah isu-isu yang menjadi masalah utama negara.

Macron dianggap memiliki rencana terbaik untuk kemajuan negara melalui visi dan misi yang memukau, diantaranya dalam mengurangi tingkat pengangguran negara itu.

Selain itu, ia juga menilai rencana saingannya Le Pen untuk meninggalkan mata uang Euro dan kembali menggunakan mata uang Franc sebagai sesuatu yang sangat fatal. Macron juga menjawab upaya penanggulangan terorisme, seperti dikutip Reuters.

Ia mengatakan kejahatan itu menjadi salah satu prioritas yang harus ditangani dengan baik jika ia terpilih. Macron menilai cara yang ditawarkan Le Pen dalam menangani kejahatan itu hanya akan memicu perang saudara.

Sebelumnya, Le Pen mengatakan bahwa Macron bersikap terlalu tenang untuk mengatasi terorisme. Ia menilai saingannya itu tidak memiliki rencana menghadapi fundamentalisme Islam yang mungkin sangat berbahaya.

Dalam sebuah kesempatan, Macron juga menyampaikan kepada pendukungnya bahwa pemimpin seharusnya dapat membawa Prancis dalam keragaman yang saling toleransi. Ia juga menekankan bahwa kejahatan terorisme bukan berarti terkait dengan fundalisme Islam.

Le Pen selama ini dikenal menentang segala bentuk multikulturisme. Ia dengan tegas melihat seluruh simbol dan atribut agama yang dianggap bertentangan dengan sistem sekularisme yang diterapkan Prancis.

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...