Sabtu, 24 Februari 2018 | 00.51 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Siti Aisyah Hadapi Tuntutan Hukum Mati

Siti Aisyah Hadapi Tuntutan Hukum Mati

Reporter : Ade Pane | Kamis, 13 April 2017 - 11:20 WIB

IMG-4511

Siti Aisyah. (reuters)

SEPANG, kini.co.id – Tersangka Siti Aisyah dan Doan Thi Huong menjalani sidang kedua terkait kasus pembunuhan Kim Jong Nam di Malaysia, Kamis (13/4).

Dengan mengenakan rompi anti peluru, warga Serang, Banten itu tampak dikawal ketat dan memakai rompi antipeluru.

Sidang kali ini akan mendengarkan permintaan penuntut untuk mengadili kedua wanita itu secara bersamaan dan mengalihkan kasus ini ke pengadilan tinggi pada 30 Mei.

Dikutip dari Reuters, Siti Aisyah dan Doan tiba di pengadilan Sepang setelah menempuh perjalanan selama satu jam dari penjara di Kuala Lumpur. Dalam beberapa foto, terlihat Siti Aisyah tertunduk saat digiring polisi ke dalam ruang pengadilan.

Siti Aisyah dan Doan dari dikenakan dakwaan pembunuhan dengan ancaman hukuman mati. Semestinya ada tujuh tersangka lainnya dalam kasus pembunuhan abang tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada 13 Februari lalu ini.

Namun empat tersangka yang merupakan warga Korut telah kabur ke Pyongyang, sementara tiga lainnya dibebaskan untuk ditukar dengan delapan warga Malaysia yang disandera pemerintah Korea Utara.

Jaksa penuntut umum, Muhamad Iskandar Ahmad, mengatakan mereka perlu waktu untuk mengumpulkan dokumen-dokumen yang diperlukan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...