Kamis, 17 Januari 2019 | 01.50 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Serangan Amerika ke Suriah Langgar Norma

Serangan Amerika ke Suriah Langgar Norma

Reporter : Ade Pane | Jumat, 7 April 2017 - 19:23 WIB

IMG-4507

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Ist)

MOSKOW, kini.co.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan serangan rudal Amerika Serikat kepada Pangkalan Militer Suriah di Homs melanggar hukum dan merusak hubungan Washington-Moskow yang mulai membaik di kepemimpinan Presiden Donald Trump.

“Presiden Putin melihat serangan AS ke negara berdaulat melanggar norma hukum internasional,” tulis Kremlin dalam pernyataannya.

Pejabat AS menyatakan, mereka sudah menginformasikan pasukan Rusia sesaat sebelum serangan ditembakkan ke Suriah.

Amerika mengklaim, operasi ini adalah balas dendam atas serangan senjata kimia di Provinsi Idlib pekan ini.

Menurut Amerika, rezim Presiden Bashar al-Assad harus bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan lebih dari 80 orang itu.

Amerika menyebut, citra satelit menunjukkan pangkalan udara Shayrat yang terletak di barat Suriah merupakan ‘rumah’ bagi pasukan Rusia dan helikopter tempur dalam operasi menggempur ISIS dan militan lain.

Tapi tidak markas utama Rusia, pangkalan utama udara Rusia dan fasilitas angkatan laut Moskow di Suriah tidak menjadi target serangan.

“Langkah Washington ini akan merusak hubungan AS dan Rusia,” ujar Kremlin.

Diketahui, Rusia adalah sekutu dekat Presiden Suriah Bashar al-Assad. Rusia juga telah berulangkali memveto resolusi DK PBB yang hendak menyecar Assad.

Putin bahkan menggelar pertemuan Dewan Keamanan Rusia, Jumat tadi guna mendiskusikan serangan itu. Bahkan, kementerian Luar Negeri Rusia juga meminta digelarnya pertemuan darurat Dewan Kemanan Nasional PBB.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...