Minggu, 21 Oktober 2018 | 19.54 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Serangan Amerika ke Suriah Langgar Norma

Serangan Amerika ke Suriah Langgar Norma

Reporter : Ade Pane | Jumat, 7 April 2017 - 19:23 WIB

IMG-4507

Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Ist)

MOSKOW, kini.co.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutkan serangan rudal Amerika Serikat kepada Pangkalan Militer Suriah di Homs melanggar hukum dan merusak hubungan Washington-Moskow yang mulai membaik di kepemimpinan Presiden Donald Trump.

“Presiden Putin melihat serangan AS ke negara berdaulat melanggar norma hukum internasional,” tulis Kremlin dalam pernyataannya.

Pejabat AS menyatakan, mereka sudah menginformasikan pasukan Rusia sesaat sebelum serangan ditembakkan ke Suriah.

Amerika mengklaim, operasi ini adalah balas dendam atas serangan senjata kimia di Provinsi Idlib pekan ini.

Menurut Amerika, rezim Presiden Bashar al-Assad harus bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan lebih dari 80 orang itu.

Amerika menyebut, citra satelit menunjukkan pangkalan udara Shayrat yang terletak di barat Suriah merupakan ‘rumah’ bagi pasukan Rusia dan helikopter tempur dalam operasi menggempur ISIS dan militan lain.

Tapi tidak markas utama Rusia, pangkalan utama udara Rusia dan fasilitas angkatan laut Moskow di Suriah tidak menjadi target serangan.

“Langkah Washington ini akan merusak hubungan AS dan Rusia,” ujar Kremlin.

Diketahui, Rusia adalah sekutu dekat Presiden Suriah Bashar al-Assad. Rusia juga telah berulangkali memveto resolusi DK PBB yang hendak menyecar Assad.

Putin bahkan menggelar pertemuan Dewan Keamanan Rusia, Jumat tadi guna mendiskusikan serangan itu. Bahkan, kementerian Luar Negeri Rusia juga meminta digelarnya pertemuan darurat Dewan Kemanan Nasional PBB.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Sabtu, 20 Oktober 2018 - 12:47 WIB

Soal Jurnalis Khashoggi, Raja Salman-Erdogan Berdiskusi Lewat Telpon

erkara pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi membuat Raja Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz turun tangan. Raja Salman pun membahas soal itu ...
Global - Jumat, 19 Oktober 2018 - 18:33 WIB

Jokowi masuk 50 Muslim berpengaruh Dunia

PRESIDEN Joko Widodo masuk dalam daftar 50 muslim paling berpengaruh di dunia. Dalam edisi 2019 daftar Muslim 500 yang dirilis ...
Peristiwa - Kamis, 18 Oktober 2018 - 09:46 WIB

Bawa Gergaji Tulang, Pria Ini Diduga Bunuh dan Mutilasi Jurnalis Jamal Khashoggi

enyelidikan pembunuhan terhadap jurnalis Turki Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi mencapai titik terang.Polisi menetapkan seorang terduga pembunuh yakni dr ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Menlu AS temui Presiden Turki bahas wartawan hilang

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo bertemu dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Rabu (17/10). ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:00 WIB

Pippa Middleton Melahirkan Anak Pertamanya

Pippa Middleton dan James Matthews kini tengah berbahagia. Pasalnya adik perempuan The Duchess of Cambridge itu baru-baru ini melahirkan anak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:22 WIB

Bukan Jadi Duta, Selebriti Cina Ini Ditahan Karena Dianggap Hina Lagu Kebangsaan

Seorang selebriti online di Cina ditahan gegara dianggap menghina lagu kebangsaan. Wanita cantik bernama Yang Kaili itu ditahan selama 5 ...