Tuesday, 17 July 2018 | 13.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Kontroversi Nasi Lemak Gay, Ini Pengakuan Pemilik Warung

Kontroversi Nasi Lemak Gay, Ini Pengakuan Pemilik Warung

Reporter : Ary Syahputra | Saturday, 1 April 2017 - 11:55 WIB

IMG-4503

Nasi lemak gay. (Ist)

Kuala Lumpur, kini.co.id – Nasi lemak atau nasi uduk gay di Malaysia menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat.

Merk dagang yang digunakan si pemilik warung dinilai mengampanyekan isu LGBT lewat makanannya.

Tak sedikit pula yang menjadi ragu memakan nasi lemak itu dikarenakan mereka malah takut menjadi gay.

Lalu apa kata pemilik warung Nasi Lemak Gay itu?

Adi Yusuf si pemilik warung justru membuat pengakuan yang mengejutkan mengenai dagangannya itu.

(Baca juga: Nasi Lemak Gay Bikin Netter Marah)

Ia malah mengatakan Nasi Lemak Gay itu bukan untuk mendukung homoseksual samasekali.

“Masyarakat begitu cepat mengambil kesimpulan. Kata Gay ini tidak mereferensikan homoseksual, tapi merupakan akronim dari nama toko saya Gerai Adi Yusuf,” ucapnya dikutip dari The Star, Jumat (31/3/2017).

Pria 33 tahun itu mengatakan warung nasinya sudah dibuka sejak akhir Januari lalu. Namun, banner bertuliskan nasi lemak gay baru ia pasang pada Selasa lalu.

Adi mengatakan, dia mendapat pesan dari beberapa orang teman dan orang yang tidak dikenal terkait dukungan terkait nasi lemak gay. Namun, beberapa pesan lain menunjukkan kebenciannya.

Ia awalnya menyangka tak ada yang salah dengan merk dagangnya itu seperti halnya ada nasi lemak pondan (bencong) dan nasi lemak dara (perawan).

Namun untuk meredam kontroversi yang ada, ia memutuskan untuk menutup warungnya. Ia pun belum tahu apakah akan meneruskan warungnya tanpa label ataukah berhenti dan bekerja di restoran saja.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...