Kamis, 14 Desember 2017 | 15.06 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Niat Kesankan Gebetan, Remaja Ini Malah Diterkam Buaya

Niat Kesankan Gebetan, Remaja Ini Malah Diterkam Buaya

Reporter : Fauzan | Senin, 20 Maret 2017 - 15:18 WIB

IMG-4482

Ilustrasi buaya. (Ist)

Canberra, kini.co.id – Seorang remaja di Australia menjadi korban terkaman buaya setelah ditantang untuk berenang tengah malam di sebuah sungai oleh teman wanitanya.

Korban adalah Lee De Paauw (18). Ia mengalami luka yang parah di lengannya setelah diterkam oleh seekor buaya di Sungai Johnstone, Minggu (19/3/2017) sekira pukul 2.30 dini hari waktu setempat.

De Paauw dilaporkan ditarik oleh reptil besar itu saat dirinya mencoba untuk keluar dari sungai. Ia pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara memukul kepala buaya tersebut.

Dikutip dari metro.co.uk, Senin (20/3/2017), Paauw diketahui loncat tepat di atas mulut buaya yang terbuka.

Salah seorang wisatawan asal Inggris bernama Sophie Paterson (24), yang saat itu berada di tempat kejadian menceritakan kronologi kejadian.

Kepada Mirror, Paterson mengatakan kalau Paauw saat itu berbicara tetang sebuah sungai kecil di sekitar mereka.

“Dia (De Paauw) berkata kalau dia bisa berenang, lalu kami mengatakan ‘berenanglah kalau begitu’. Tetapi kami tidak berpikir kalau dia akan benar-benar melakukannya”.

“Dia seperti mengatakan ‘Aku akan berenang lalu kembali’. Awalnya kami mengatakan ‘jangan bertingkah konyol’ dan kami tidak berpikir dia akan benar pergi untuk menunjukkannya,” tuturnya.

Saat ini, De Paauw sudah berada di sebuah rumah sakit di Cairns. Dia diketahui harus melakukan operasi untuk lukanya yang cukup parah itu. Namun, sekarang De Paauw dikabarkan sudah dalam kondisi yang stabil.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...