Sabtu, 24 Februari 2018 | 00.46 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Niat Kesankan Gebetan, Remaja Ini Malah Diterkam Buaya

Niat Kesankan Gebetan, Remaja Ini Malah Diterkam Buaya

Reporter : Fauzan | Senin, 20 Maret 2017 - 15:18 WIB

IMG-4482

Ilustrasi buaya. (Ist)

Canberra, kini.co.id – Seorang remaja di Australia menjadi korban terkaman buaya setelah ditantang untuk berenang tengah malam di sebuah sungai oleh teman wanitanya.

Korban adalah Lee De Paauw (18). Ia mengalami luka yang parah di lengannya setelah diterkam oleh seekor buaya di Sungai Johnstone, Minggu (19/3/2017) sekira pukul 2.30 dini hari waktu setempat.

De Paauw dilaporkan ditarik oleh reptil besar itu saat dirinya mencoba untuk keluar dari sungai. Ia pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara memukul kepala buaya tersebut.

Dikutip dari metro.co.uk, Senin (20/3/2017), Paauw diketahui loncat tepat di atas mulut buaya yang terbuka.

Salah seorang wisatawan asal Inggris bernama Sophie Paterson (24), yang saat itu berada di tempat kejadian menceritakan kronologi kejadian.

Kepada Mirror, Paterson mengatakan kalau Paauw saat itu berbicara tetang sebuah sungai kecil di sekitar mereka.

“Dia (De Paauw) berkata kalau dia bisa berenang, lalu kami mengatakan ‘berenanglah kalau begitu’. Tetapi kami tidak berpikir kalau dia akan benar-benar melakukannya”.

“Dia seperti mengatakan ‘Aku akan berenang lalu kembali’. Awalnya kami mengatakan ‘jangan bertingkah konyol’ dan kami tidak berpikir dia akan benar pergi untuk menunjukkannya,” tuturnya.

Saat ini, De Paauw sudah berada di sebuah rumah sakit di Cairns. Dia diketahui harus melakukan operasi untuk lukanya yang cukup parah itu. Namun, sekarang De Paauw dikabarkan sudah dalam kondisi yang stabil.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...