Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.45 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Niat Kesankan Gebetan, Remaja Ini Malah Diterkam Buaya

Niat Kesankan Gebetan, Remaja Ini Malah Diterkam Buaya

Reporter : Fauzan | Senin, 20 Maret 2017 - 15:18 WIB

IMG-4482

Ilustrasi buaya. (Ist)

Canberra, kini.co.id – Seorang remaja di Australia menjadi korban terkaman buaya setelah ditantang untuk berenang tengah malam di sebuah sungai oleh teman wanitanya.

Korban adalah Lee De Paauw (18). Ia mengalami luka yang parah di lengannya setelah diterkam oleh seekor buaya di Sungai Johnstone, Minggu (19/3/2017) sekira pukul 2.30 dini hari waktu setempat.

De Paauw dilaporkan ditarik oleh reptil besar itu saat dirinya mencoba untuk keluar dari sungai. Ia pun berusaha menyelamatkan diri dengan cara memukul kepala buaya tersebut.

Dikutip dari metro.co.uk, Senin (20/3/2017), Paauw diketahui loncat tepat di atas mulut buaya yang terbuka.

Salah seorang wisatawan asal Inggris bernama Sophie Paterson (24), yang saat itu berada di tempat kejadian menceritakan kronologi kejadian.

Kepada Mirror, Paterson mengatakan kalau Paauw saat itu berbicara tetang sebuah sungai kecil di sekitar mereka.

“Dia (De Paauw) berkata kalau dia bisa berenang, lalu kami mengatakan ‘berenanglah kalau begitu’. Tetapi kami tidak berpikir kalau dia akan benar-benar melakukannya”.

“Dia seperti mengatakan ‘Aku akan berenang lalu kembali’. Awalnya kami mengatakan ‘jangan bertingkah konyol’ dan kami tidak berpikir dia akan benar pergi untuk menunjukkannya,” tuturnya.

Saat ini, De Paauw sudah berada di sebuah rumah sakit di Cairns. Dia diketahui harus melakukan operasi untuk lukanya yang cukup parah itu. Namun, sekarang De Paauw dikabarkan sudah dalam kondisi yang stabil.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...