Selasa, 21 November 2017 | 11.27 WIB
KiniNEWS>Dunia>Finance>Banyak Skandal, Presiden Uber Jeff Jones Mundur

Banyak Skandal, Presiden Uber Jeff Jones Mundur

Reporter : M. Zaki | Senin, 20 Maret 2017 - 13:05 WIB

IMG-4480

Uber. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Belum setahun memimpin, Presiden Uber Jeff Jones memilih mundur dari jabatannya. Dilansir dari Business Insider Senin (20/3/2017), Jones keluar karena konsidi Uber yang tak seperti dibayangkannya.

Ia melihat banyak skandal di perusahaan tersebut. Selain itu, keputusannya meninggalkan kursi Presiden disebut-sebut karena ada isu CEO Uber Travis Kalanick untuk mengisi posisi Chief Operating Officer (COO).

Jones sendiri telah mengakui kebenaran informasi itu. Ia mengatakan memilih mundur karena sistem kepemimponan yang diketahuinya tidak berlaku di Uber.

Sementara itu, sejumlah sumber mengatakan rencana Jones mundur dari perusahaan itu telah lama berhembus. Sebab, Jones adalah pemimpin yang tak suka konflik.

Sederet masalah yang melekat di Uber antara lain budaya kerja perusahaan yang bermasalah. Seperti Eks engineer, Susan Flower mengaku mendapat pelecehan seksual di sana.

Kemudian, sekira 200 ribu pengguna Uber menghapus akun mereka karena perusahaan itu mendukung kebijakan Trump terkait pembatasan imigran masuk AS.

Selain itu, Uber juga pernah digugat Waymo karena diduga mencuri kekayaan intelektual mobil otonomos.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...