Selasa, 21 November 2017 | 11.27 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru

67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 18 Maret 2017 - 10:50 WIB

IMG-4474

67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru. (Guadalupe Pardo/REUTERS)

Lima, kini.co.id – Setengah dari wilayah dari Peru saat ini dinyatakan darurat bencana akibat banjir dan longsor yang menerjang negara yang terletak di Amerika Selatan itu.

Setidaknya, tercatat 67 orang tewas dan sebanyak lebih dari 70.000 warga kehilangan tempat tinggalnya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/3/2017). Banjir diketahui merendam wilayah tersebut dengan ketinggian sepinggang hingga dada orang dewasa.

Banjir dan longsor tersebut terjadi akibat hujan lebat yang terus mengguyur wilayah tersebut selama berhari-hari dengan intensitas 10 kali lebih tinggi dari biasanya.

Perdana Menteri Peru, Fernando Zavala, menyatakan akan mempercepat sumber daya ke daerah-daerah yang terimbas longsor, terutama di bagian utara Peru, yang menjadi titik terparah.

Selain itu, banjir juga menyebabkan beberapa jembatan ambruk, bahkan hewan ternak seperti sapi dan babi terbawa arus hingga ke pantai.

Presiden Pedro Pablo Kuczynski pun mengimbau agar warga tidak cemas dan mempercayakan penanganan pada pemerintah.

“Tidak perlu panik, pemerintah tahu apa yang dilakukannya,” pungkas Presiden Pedro Pablo Kuczynski.

Selain itu Presiden Pedro Pablo Kuczynski juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sebisa mungkin menjauhi sungai karena derasnya arus akibat hujan lebat.

Di Ibukota Lima, warga miskin yang terdampak cuaca ekstrem ini banyak membangun rumah darurat. Malangnya, tidak ada listrik dan air bersih di lokasi penampungan tersebut akibat jalan-jalan yang tergenang banjir.

Sementara itu, Badan Cuaca AS sendiri telah menyatakan bahwa peluang badai El Nino di tahun 2017 sebesar 50-55 persen. Itu artinya, Peru akan terus dilanda hujan hingga satu bulan ke depan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...
Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa
Peristiwa - Senin, 13 November 2017 - 07:31 WIB

Gempa 7,3 SR di Perbatasan Irak Telan 61 Korban Jiwa

Perbatasan Irak-Iran diguncang gempa berkekuatan 7,3 SR.Media di Irak, Pirhossein Koulivand mengatakan bahwa setidaknya 61 orang telah terbunuh dan 300 ...
Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump
Global - Kamis, 9 November 2017 - 09:32 WIB

Hindari Perang Nuklir, Korut Sebut AS Harus Singkirkan Donald Trump

Ketidaksukaan Korea Utara terhadap kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump semakin menjadi. Bukannya gentar terhadap tekanan AS dan PBB, Korut ...
Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute
Global - Senin, 6 November 2017 - 10:35 WIB

Filipina Amankan WNI Istri Petinggi Kelompok Maute

Kepolisian Filipina menyatakan telah membekuk Minhati Madrais, istri Omarkhayam Maute salah satu petinggi ISIS di Filipina yang sempat menguasai Kota ...