Minggu, 22 April 2018 | 05.47 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru

67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 18 Maret 2017 - 10:50 WIB

IMG-4474

67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru. (Guadalupe Pardo/REUTERS)

Lima, kini.co.id – Setengah dari wilayah dari Peru saat ini dinyatakan darurat bencana akibat banjir dan longsor yang menerjang negara yang terletak di Amerika Selatan itu.

Setidaknya, tercatat 67 orang tewas dan sebanyak lebih dari 70.000 warga kehilangan tempat tinggalnya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/3/2017). Banjir diketahui merendam wilayah tersebut dengan ketinggian sepinggang hingga dada orang dewasa.

Banjir dan longsor tersebut terjadi akibat hujan lebat yang terus mengguyur wilayah tersebut selama berhari-hari dengan intensitas 10 kali lebih tinggi dari biasanya.

Perdana Menteri Peru, Fernando Zavala, menyatakan akan mempercepat sumber daya ke daerah-daerah yang terimbas longsor, terutama di bagian utara Peru, yang menjadi titik terparah.

Selain itu, banjir juga menyebabkan beberapa jembatan ambruk, bahkan hewan ternak seperti sapi dan babi terbawa arus hingga ke pantai.

Presiden Pedro Pablo Kuczynski pun mengimbau agar warga tidak cemas dan mempercayakan penanganan pada pemerintah.

“Tidak perlu panik, pemerintah tahu apa yang dilakukannya,” pungkas Presiden Pedro Pablo Kuczynski.

Selain itu Presiden Pedro Pablo Kuczynski juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sebisa mungkin menjauhi sungai karena derasnya arus akibat hujan lebat.

Di Ibukota Lima, warga miskin yang terdampak cuaca ekstrem ini banyak membangun rumah darurat. Malangnya, tidak ada listrik dan air bersih di lokasi penampungan tersebut akibat jalan-jalan yang tergenang banjir.

Sementara itu, Badan Cuaca AS sendiri telah menyatakan bahwa peluang badai El Nino di tahun 2017 sebesar 50-55 persen. Itu artinya, Peru akan terus dilanda hujan hingga satu bulan ke depan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem
Global - Sabtu, 9 Desember 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem
Global - Jumat, 8 Desember 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...