Jumat, 22 September 2017 | 13.16 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru

67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru

Reporter : Bambang Medy | Sabtu, 18 Maret 2017 - 10:50 WIB

IMG-4474

67 Tewas Diterjang Banjir dan Longsor di Peru. (Guadalupe Pardo/REUTERS)

Lima, kini.co.id – Setengah dari wilayah dari Peru saat ini dinyatakan darurat bencana akibat banjir dan longsor yang menerjang negara yang terletak di Amerika Selatan itu.

Setidaknya, tercatat 67 orang tewas dan sebanyak lebih dari 70.000 warga kehilangan tempat tinggalnya, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/3/2017). Banjir diketahui merendam wilayah tersebut dengan ketinggian sepinggang hingga dada orang dewasa.

Banjir dan longsor tersebut terjadi akibat hujan lebat yang terus mengguyur wilayah tersebut selama berhari-hari dengan intensitas 10 kali lebih tinggi dari biasanya.

Perdana Menteri Peru, Fernando Zavala, menyatakan akan mempercepat sumber daya ke daerah-daerah yang terimbas longsor, terutama di bagian utara Peru, yang menjadi titik terparah.

Selain itu, banjir juga menyebabkan beberapa jembatan ambruk, bahkan hewan ternak seperti sapi dan babi terbawa arus hingga ke pantai.

Presiden Pedro Pablo Kuczynski pun mengimbau agar warga tidak cemas dan mempercayakan penanganan pada pemerintah.

“Tidak perlu panik, pemerintah tahu apa yang dilakukannya,” pungkas Presiden Pedro Pablo Kuczynski.

Selain itu Presiden Pedro Pablo Kuczynski juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar sebisa mungkin menjauhi sungai karena derasnya arus akibat hujan lebat.

Di Ibukota Lima, warga miskin yang terdampak cuaca ekstrem ini banyak membangun rumah darurat. Malangnya, tidak ada listrik dan air bersih di lokasi penampungan tersebut akibat jalan-jalan yang tergenang banjir.

Sementara itu, Badan Cuaca AS sendiri telah menyatakan bahwa peluang badai El Nino di tahun 2017 sebesar 50-55 persen. Itu artinya, Peru akan terus dilanda hujan hingga satu bulan ke depan.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...