Kamis, 17 Januari 2019 | 02.31 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang tak Gaji Pekerja asal Indonesia

Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang tak Gaji Pekerja asal Indonesia

Reporter : Ade Pane | Jumat, 17 Maret 2017 - 16:20 WIB

IMG-4472

Ilustrasi (ist)

MIYAZAKI, kini.co.id – Sebuah lembaga pendidikan bahasa Jepang di Prefektur Miyazaki mempekerjakan enam pelajar asal Indonesia tanpa gaji. Awalnya mereka mendapatkan tawaran bahasa Jepang di Houei International Japanese Language Academy di Miyakonojo, Perfektur Miyazaki.

Sejak Desember 2015 hingga Juni 2016 keenam pelajar tak mendapatkan hak mereka. Tapi, kata kantor pengawas standar ketenagakerjaan di Kota Miyazaki, upah yang seharusnya mereka terima dipakai untuk membayar biaya sekolah dan biaya hidup mereka.

Jaksa juga sudah menetapkan tersangka dengan kasus perbudakan itu. Adalah Yutaka Shimizu (70), pemimpin Houei International Japanese Language Academy, dipastikan menjadi tersangka.

Empat orang lain juga tengah menjalani pemeriksaan dengan peran mereka dalam kasus pemaksaan bekerja tanpa upah.

Dalam rilisnya, pengacara yang mewakili pengurus akademi membantah perusahaannya telah melakukan tindakan pelanggaran hukum.

“Perusahaan telah memberikan kesempatan bekerja untuk para pelajar yang ingin bekerja,” ujar pernyataan itu. Memiliki pengalaman bekerja dianggap penting bagi pembelajaran para siswa.

Diketahui, sejauh ini pengurus Houei International Japanese Language Academy menawarkan pendidikan bahasa Jepang untuk pelajar di negara-negara Asia yang meminati bidang kesehatan dan kesejahteraan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 11 Januari 2019 - 13:43 WIB

Meninggalkan Dunia Entertain, Kini Meghan Markle Siap Kembali Berakting

Menjadi istri pangeran kerajaan membuat Meghan Markle berkomitmen melepaskan segala keartisannya termasuk berhenti syuting dan menghapus Instagram miliknya.Hal itu karena ...
Politik - Kamis, 10 Januari 2019 - 15:00 WIB

Tiga WN Malaysia ditangkap karena hina mantan Raja

DUA laki-laki dan seorang perempuan ditangkap otoritas Malaysia dengan dugaan menghina mantan Raja Malaysia, Sultan Muhammad V dari Kelantan, sehubungan ...
Global - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:14 WIB

Trump Tarik Pasukan, Erdogan Sebut Turki Akan Gantikan AS di Suriah

Presiden AS, Donald Trump berencana menarik pasukannya dari Suriah. Hal itu dilakukan karena AS mengklaim, ISIS telah dimusnahkan, sehingga AS ...
Peristiwa - Selasa, 8 Januari 2019 - 10:00 WIB

Nasib Gembong Pornografi Anak, Tewas Dikeroyok Napi dalam Penjara

Seorang gembong pornografi anak, Christian Maire menjadi narapidana didi Lembaga Permasyarakatan Milan di Michigan.Belum lama ini ia dikabarkan tewas dikeroyok ...
Politik - Senin, 7 Januari 2019 - 20:25 WIB

Khawatir dibunuh, perempuan Saudi mengurung diri di Thailand

SEORANG perempuan asal Arab Saudi, Rahaf Mohammed al-Qunun, ditahan di Thailand ketika berencana lari ke Australia untuk meminta suaka. Dia ...
Peristiwa - Senin, 7 Januari 2019 - 10:56 WIB

Sebelum Mundur, Raja Malaysia Nikahi Mantan Miss Moscow

Muhammad Sultan V mendadak menanggalkan jabatannya sebagai Raja Malaysia. Ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah. Sebab, sebelumnya tidak ada ...