Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.47 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang tak Gaji Pekerja asal Indonesia

Lembaga Pendidikan Bahasa Jepang tak Gaji Pekerja asal Indonesia

Reporter : Ade Pane | Jumat, 17 Maret 2017 - 16:20 WIB

IMG-4472

Ilustrasi (ist)

MIYAZAKI, kini.co.id – Sebuah lembaga pendidikan bahasa Jepang di Prefektur Miyazaki mempekerjakan enam pelajar asal Indonesia tanpa gaji. Awalnya mereka mendapatkan tawaran bahasa Jepang di Houei International Japanese Language Academy di Miyakonojo, Perfektur Miyazaki.

Sejak Desember 2015 hingga Juni 2016 keenam pelajar tak mendapatkan hak mereka. Tapi, kata kantor pengawas standar ketenagakerjaan di Kota Miyazaki, upah yang seharusnya mereka terima dipakai untuk membayar biaya sekolah dan biaya hidup mereka.

Jaksa juga sudah menetapkan tersangka dengan kasus perbudakan itu. Adalah Yutaka Shimizu (70), pemimpin Houei International Japanese Language Academy, dipastikan menjadi tersangka.

Empat orang lain juga tengah menjalani pemeriksaan dengan peran mereka dalam kasus pemaksaan bekerja tanpa upah.

Dalam rilisnya, pengacara yang mewakili pengurus akademi membantah perusahaannya telah melakukan tindakan pelanggaran hukum.

“Perusahaan telah memberikan kesempatan bekerja untuk para pelajar yang ingin bekerja,” ujar pernyataan itu. Memiliki pengalaman bekerja dianggap penting bagi pembelajaran para siswa.

Diketahui, sejauh ini pengurus Houei International Japanese Language Academy menawarkan pendidikan bahasa Jepang untuk pelajar di negara-negara Asia yang meminati bidang kesehatan dan kesejahteraan.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...