Sabtu, 24 Februari 2018 | 00.47 WIB
KiniNEWS>Dunia>Global>Kepedulian Messi dan Ronaldo dengan Korban Perang

Kepedulian Messi dan Ronaldo dengan Korban Perang

Reporter : Ade Pane | Kamis, 16 Maret 2017 - 19:41 WIB

IMG-4469

Situs bersejarah di Aleppo yang hancur menjadi puing-puing akibat konflik. Akibat peperangan ini, setidaknya 30.000 nyawa melayang termasuk anak-anak. (Ist)

kini.co.id – Banyaknya korban jiwa pada perang di Suriah mendapat perhatian dari dua pemain bintang dunia, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Sebagai duta badan perlindungan anak-anak PBB (UNICEF), Lionel Messi merasakan sedih teramat dalam melihat situasi yang terjadi. Apalagi, Rabu (15/3) kemarin tak kurang dari 30 orang merenggang nyawa dan puluhan lainnya menderita cedera.

“Perang ini sudah terlalu lama. Anak-anak Suriah telah menjadi korban kekerasan selama enam tahun konflik tersebut. Sebagai ayah dan Duta UNICEF, saya merasa sangat sedih. Berikan suara Anda kepada UNICEF untuk meminta perang dihentikan,” tulis Messi itu di akun Facebooknya.

Sebelumnya, jelang Natal 2016, Cristiano Ronaldo, juga mengunggah video di akun Twitternya dan menggalang dana demi membantu para korban perang di Aleppo.

“Untuk anak-anak di Suriah, kami paham kalian sudah sangat menderita. Saya pemain sepak bola yang sangat tersohor, tapi kalianlah pahlawan yang sesungguhnya. Jangan putus harapan, dunia bersama kalian. Kami peduli kepada kalian. Saya bersama kalian,” ucap Ronaldo.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...