Jumat, 15 Desember 2017 | 23.09 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Pengacara Trump: Anda Memalukan Snoop

Pengacara Trump: Anda Memalukan Snoop

Rabu, 15 Maret 2017 - 20:43 WIB

IMG-4464

Video terbaru Snoop Dogg Lavender. (ist)

WASHINGTON, kini.co.id – Pengacara pribadi Donald Trump, Michael Cohen meminta agar Snoop Dogg Lavender meminta maaf kepada Sang Presiden Amerika Serikat.

Pasalnya, video terbaru Snoop Dogg Lavender yang menunjukkan dia menodongkan pistol ke seorang badut telah memparodikan presiden Amerika Serikat.

“Benar-benar memalukan. Snoop berutang permintaan maaf kepada presiden. Sama sekali tidak ada yang lucu dari percobaan pembunuhan pada presiden, dan saya benar-benar terkejut melihat dia melakukannya karena saya pikir dia lebih baik dari itu,” ujarnya.

“Saya tidak terlalu yakin dapat memahami nilai artistik ketika seseorang berpakaian seperti Trump dan menembakkan senjata ke arahnya. Saya pasti tidak akan menerimanya jika itu Presiden Obama. Saya pasti tidak menerimanya jika itu Presiden Trump, dan dalam hal keadilan, itu tidak lucu, itu tidak berseni,” ucap dia.

Cohen menyatakan, Snoop harus belajar menghormati kantor kepresidenan. “Hanya karena Anda ingin bersembunyi di balik kedok seni atau kebebasan berbicara bukan berarti itu benar, dan Snoop tahu itu, dan dia main-main dengan batas itu. Anda memalukan, Snoop, seharusnya lebih baik dari itu,” ucap Cohen

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:21 WIB

Hindari Perang Korea, Sekjen PBB Minta Resolusi Dewan Kemanan Dilaksanakan

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, mengatakan Korea Utara harus melaksanakan resolusi Dewan Keamanan PBB.Hal ini untuk menghindari perang nuklir yang ...
Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 15:01 WIB

Efek Intervensi Trump, Masyarakat Arab Saudi Ajak Boikot Restoran AS

Akibat keputusan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, gelombang protes tak berhenti terjadi. Tidak terkecuali di media sosial.Bahkan di ...
Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut
Global - Kamis, 14 Desember 2017 - 13:21 WIB

Ada Konflik Rohingya, Penghargaan Pemimpin Myanmar Suu Kyi Dicabut

Penindasannyang dilakukan militer Myanmar terhadap suku Rohingya di Rakhine membuat dunia marah. Terlebih sebelumnya pemimpin negara itu mendapatkan penghargaan terkait ...
Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:58 WIB

Erdogan kecam langkah AS soal Yerusalem di Pertemuan OKI

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengajak semua negara yang mengikuti hukum internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Palestina “yang ...
KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Global - Rabu, 13 Desember 2017 - 23:49 WIB

KTT OKI sepakati deklarasi Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina

Pemimpin dari 57 negara Muslim yang hadir pada KTT Luar Biasa OKI di Istanbul, pada hari ini (13/12), menyerukan dunia ...
Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina
Global - Minggu, 10 Desember 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...