Tuesday, 17 July 2018 | 13.05 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Badan Antimonopoli Rusia tak Terima dengan Apple

Badan Antimonopoli Rusia tak Terima dengan Apple

Reporter : Ade Pane | Wednesday, 15 March 2017 - 18:55 WIB

IMG-4462

Apple. (ist)

MOSKOW, kini.co.id – Badan antimonopoli Rusia tak terima dengan penetapan harga iPhone oleh Apple di negara itu. Mereka keberatan karena peritel iPhone sepenuhnya menetapkan penyesuaian harga.

Badan bernama Federal Antimonopoly Service (FAS) itu menyatakan anak perusahaan Apple sempat telah menentukan harga yang ‘tak pantas’.

Menurutnya, anak perusahaan Apple setempat meminta 6 peritel di Rusia melakukan pengaturan harga jual (price fixing) iPhone 5 dan 6. Dan andai peritel menjual iPhone dengan harga “tidak pantas”, Apple mengirim email kepada mereka untuk mengubahnya.

Akibatnya, Apple berpotensi terkena denda mencapai 15 persen dari seluruh penjualannya di Rusia. Ada waktu tiga bulan mereka untuk mengajukan banding usai keputusan lengkap yang terbit akhir bulan nanti.

Sementara itu pihak Apple belum memberikan komentar dan respon apapun tentang persoalan itu.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...