Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.46 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Bertahun Tak Beri ‘Jatah’, Kelamin Pria Ini Disunat Istri

Bertahun Tak Beri ‘Jatah’, Kelamin Pria Ini Disunat Istri

Reporter : Riki AB. | Sabtu, 11 Maret 2017 - 11:46 WIB

IMG-4456

Ilustrasi

Ghaziabad, kini.co.id – Seorang wanita di Ghaziabad India nekad memotong kelamin suaminya karena kesal tak diberi “jatah” selama bertahun-tahun.

Rita Yadav mengaku melakukan hal itu karena kesal suaminya, Ved Prakash tak pernah mau menidurinya. Rita menyebut dirinya sangat ingin punya anak sementara Ved tak mau menyentuhnya.

Ved bahkan mengatakan hanya ingin bercinta dengan orang lain, bukan dengan istrinya. Ved mengaku tak suka melihat wajah istrinya itu.

“Kami biasanya bertengkar setiap hari dan ia pernah berkata benci melihat wajah saya. Padahal, saya begitu ingin memiliki anak,” kata Rita dikutip dari The Sun, Sabtu (11/3/2017).

Meski memohon, permintaan Rita tetap mendapat penolakan. Hal itu berlangsung selama 11 tahun pernikahan mereka.

Puncaknya, Rita memotong habis kelamin suaminya itu hingga hampir putus. Sebelumnya ia membuat suaminya pingsan dengan memukulkan batu ke kepalanya. Saat Ved pingsan, Rita mulai memotong kemaluan suaminya itu.

Alat vital Ved Prakash sudah berhasil disambung kembali, tetapi tidak diketahui apakah fungsi seksualnya akan kembali normal atau tidak.

Sementara, Rita mendekam di penjara atas tuduhan melukai orang lain dengan senjata berbahaya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 14:37 WIB

2 TKI Terhukum Mati Diselamatkan Negara

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Muhammad Iqbal mengatakan pemerintah Indonesia telah berhasil membebaskan 1 WNI dari hukuman mati di ...
Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut
Global - Sabtu, 14 Oktober 2017 - 09:53 WIB

Protes Soal Rudal, Malaysia Stop Impor Barang dari Korut

Setelah melarang warganya pergi ke Korea Utara, kini Malaysia mengambil langkah tegas dengan menghentikan semua impor barang dari Korut.Hal ini ...
Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea
Global - Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:01 WIB

Pesawat Tempur AS Terbang ke Semenanjung Korea

Setelah mengecam Korea Utara terkait percobaan rudal balistiknya, kini AS mulai menerbangkan 2 pesawat tempurnya di Semenanjung Korea.Pesawat bomber B-1B ...
Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir
Global - Senin, 9 Oktober 2017 - 09:42 WIB

Cuek dengan Sanksi PBB, Korut Bangga dengan Pembangunan Nuklir

Meski dihujat dunia dan diberikan sanksi ketat oleh PBB, Kim Jong Un tampaknya samasekali tak terpengaruh.Alih-alih meredakan aksi uji coba ...
Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati
Global - Senin, 2 Oktober 2017 - 13:15 WIB

Inggris Buru Anak Osama Bin Laden Dalam Keadaan Hidup Atau Mati

Hamza Bin Laden, adalah anak bungsu dari Osama Bin Laden pemimpin teroris Al Qaeda yang kini diburu oleh pasukan khusus ...
PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat
- Sabtu, 30 September 2017 - 12:53 WIB

PBB bantah terima petisi referendum Papua Barat

Komite Dekolonisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menolak laporan petisi rahasia yang menuntut referendum bebas untuk kemerdekaan di Papua Barat.Ketua Komite, Rafael ...