Sabtu, 24 Februari 2018 | 00.47 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Bertahun Tak Beri ‘Jatah’, Kelamin Pria Ini Disunat Istri

Bertahun Tak Beri ‘Jatah’, Kelamin Pria Ini Disunat Istri

Reporter : Riki AB. | Sabtu, 11 Maret 2017 - 11:46 WIB

IMG-4456

Ilustrasi

Ghaziabad, kini.co.id – Seorang wanita di Ghaziabad India nekad memotong kelamin suaminya karena kesal tak diberi “jatah” selama bertahun-tahun.

Rita Yadav mengaku melakukan hal itu karena kesal suaminya, Ved Prakash tak pernah mau menidurinya. Rita menyebut dirinya sangat ingin punya anak sementara Ved tak mau menyentuhnya.

Ved bahkan mengatakan hanya ingin bercinta dengan orang lain, bukan dengan istrinya. Ved mengaku tak suka melihat wajah istrinya itu.

“Kami biasanya bertengkar setiap hari dan ia pernah berkata benci melihat wajah saya. Padahal, saya begitu ingin memiliki anak,” kata Rita dikutip dari The Sun, Sabtu (11/3/2017).

Meski memohon, permintaan Rita tetap mendapat penolakan. Hal itu berlangsung selama 11 tahun pernikahan mereka.

Puncaknya, Rita memotong habis kelamin suaminya itu hingga hampir putus. Sebelumnya ia membuat suaminya pingsan dengan memukulkan batu ke kepalanya. Saat Ved pingsan, Rita mulai memotong kemaluan suaminya itu.

Alat vital Ved Prakash sudah berhasil disambung kembali, tetapi tidak diketahui apakah fungsi seksualnya akan kembali normal atau tidak.

Sementara, Rita mendekam di penjara atas tuduhan melukai orang lain dengan senjata berbahaya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...