Tuesday, 17 July 2018 | 13.05 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Bertahun Tak Beri ‘Jatah’, Kelamin Pria Ini Disunat Istri

Bertahun Tak Beri ‘Jatah’, Kelamin Pria Ini Disunat Istri

Reporter : Riki AB. | Saturday, 11 March 2017 - 11:46 WIB

IMG-4456

Ilustrasi

Ghaziabad, kini.co.id – Seorang wanita di Ghaziabad India nekad memotong kelamin suaminya karena kesal tak diberi “jatah” selama bertahun-tahun.

Rita Yadav mengaku melakukan hal itu karena kesal suaminya, Ved Prakash tak pernah mau menidurinya. Rita menyebut dirinya sangat ingin punya anak sementara Ved tak mau menyentuhnya.

Ved bahkan mengatakan hanya ingin bercinta dengan orang lain, bukan dengan istrinya. Ved mengaku tak suka melihat wajah istrinya itu.

“Kami biasanya bertengkar setiap hari dan ia pernah berkata benci melihat wajah saya. Padahal, saya begitu ingin memiliki anak,” kata Rita dikutip dari The Sun, Sabtu (11/3/2017).

Meski memohon, permintaan Rita tetap mendapat penolakan. Hal itu berlangsung selama 11 tahun pernikahan mereka.

Puncaknya, Rita memotong habis kelamin suaminya itu hingga hampir putus. Sebelumnya ia membuat suaminya pingsan dengan memukulkan batu ke kepalanya. Saat Ved pingsan, Rita mulai memotong kemaluan suaminya itu.

Alat vital Ved Prakash sudah berhasil disambung kembali, tetapi tidak diketahui apakah fungsi seksualnya akan kembali normal atau tidak.

Sementara, Rita mendekam di penjara atas tuduhan melukai orang lain dengan senjata berbahaya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Global - Sunday, 10 December 2017 - 13:11 WIB

Lebih dari ratusan orang luka-luka akibat protes di Palestina

Bulan Sabit Merah Palestina dalam pernyataan tertulisnya menyebutkan sekitar dua ratus lebih warga Palestina terluka dalam protes terbaru di ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:25 WIB

Israel Lancarkan Serangan Udara ke Gaza, Puluhan Luka-luka

Setelah keputusan Presiden AS, Donald Trump soal Yerusalem, hububgan Palestina dan Israel semakin buruk.Sejak Jumat (8/12/2017), Israel mulai menggempur Jalur ...
Global - Saturday, 9 December 2017 - 09:04 WIB

DK PBB Kritik Kecam Donald Trump Terkait Yerusalem

Keputusan sepihak Presiden AS Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel mendapat kecaman dari PBB.Pasalnya, PBB selama ini mengupayakan ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 18:20 WIB

Al- Qaidah serukan pengikutnya berjihad terkait status Yerusalem

Keputusan Pesiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berkeras menyatakan Kota Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, mendapat kecaman bukan cuma organisasi ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:41 WIB

Lawan Keputusan Trump, Ini yang Dilakukan Pemerintah Indonesia

Gelombang protes terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibukota Israel datang dari berbagai negara di dunia. ...
Global - Friday, 8 December 2017 - 13:33 WIB

Eropa tolak pengakuan Trump soal status Yerusalem

Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal status kota Yerusalem sebagai ibu kota Israel ditentang banyak pihak. Para pemimpin negara ...
Place your ads here...