Kamis, 22 Februari 2018 | 17.46 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Kecupan Takzim Ulama Malaysia Keturunan Cina

Kecupan Takzim Ulama Malaysia Keturunan Cina

Rabu, 1 Maret 2017 - 10:36 WIB

IMG-4424

Ulama Malaysia Syaikh Hussain Yee Abdullah mengecup kening Raja Salman, tanda penghormatan dan takzim terhadap pemimpin Arab Saudi tersebut (Al-Arabiyah)

Jakarta, kini.co.id – Saat bertemu dengan para ulama di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/2) kemarin, Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, mendapat kecupan kening tanda penghormatan dan persahabatan dari seorang pria bermata sipit dan berjanggut putih.

Foto tersebut kemudian menjadi viral dan tersebar ke seluruh dunia. Siapakah pria yang dengan penuh takzim mengecup kening Khadimul Haramain Asy-Syarifain Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ?

Adalah Syaikh Hussain Yee Abdullah (50), sosok ulama Malaysia keturunan Cina, yang ada dalam foto tersebut.

Seperti dilansir Al-Arabiya,Yee ikut diundang dalam pertemuan antara Raja Salman dengan para ulama asal negeri Jiran itu.

Yee adalah seorang dai yang sangat dikenal di Malaysia, yang berdakwah untuk membina para mualaf keturunan Cina di bawah Al-Khadim Organization (Organisasi Pelayanan Islam) yang berpusat di Malaysia.

Yee terlahir dalam agama Budha. Setelah itu, ia masuk Nasrani. Saat menginjak usia remaja, pada usia 18 tahun, ia memilih untuk memeluk Islam.

Kecintaannya pada Islam melecutkan semangatnya untuk mempelajari agama Allah ini dengan sungguh-sungguh.

Yee kemudian memperdalam ilmu-ilmu Islam dengan menempuh pendidikan di Universitas Islam Madinah. Di kampus bergengsi ini, Yee kemudian mempelajari bahasa Arab dan ilmu Ushuluddin.

Selama belajar di Madinah Al-Munawwarah, Yee banyak bertemu dan menimba ilmu dari para ulama di kota ini. Di antara guru tempatnya menimba ilmu adalah Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, seorang ahli hadits yang sangat terkenal di dunia Islam.

Sepulang belajar dari Saudi Arabia, Yee kemudian aktif menjadi pengajar dan dai di Malaysia, khususnya berdakwah di kalangan warga keturunan Cina yang tertarik dengan Islam.

Kini, Syaikh Yee, begitu umat Islam di Malaysia menyapanya, menjadi salah satu ulama yang sangat disegani di negerinya. Gerakan dan ceramahnya banyak tersebar di channel youtube dan media sosial

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...