Jumat, 22 September 2017 | 13.17 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Kecupan Takzim Ulama Malaysia Keturunan Cina

Kecupan Takzim Ulama Malaysia Keturunan Cina

Rabu, 1 Maret 2017 - 10:36 WIB

IMG-4424

Ulama Malaysia Syaikh Hussain Yee Abdullah mengecup kening Raja Salman, tanda penghormatan dan takzim terhadap pemimpin Arab Saudi tersebut (Al-Arabiyah)

Jakarta, kini.co.id – Saat bertemu dengan para ulama di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (28/2) kemarin, Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud, mendapat kecupan kening tanda penghormatan dan persahabatan dari seorang pria bermata sipit dan berjanggut putih.

Foto tersebut kemudian menjadi viral dan tersebar ke seluruh dunia. Siapakah pria yang dengan penuh takzim mengecup kening Khadimul Haramain Asy-Syarifain Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ?

Adalah Syaikh Hussain Yee Abdullah (50), sosok ulama Malaysia keturunan Cina, yang ada dalam foto tersebut.

Seperti dilansir Al-Arabiya,Yee ikut diundang dalam pertemuan antara Raja Salman dengan para ulama asal negeri Jiran itu.

Yee adalah seorang dai yang sangat dikenal di Malaysia, yang berdakwah untuk membina para mualaf keturunan Cina di bawah Al-Khadim Organization (Organisasi Pelayanan Islam) yang berpusat di Malaysia.

Yee terlahir dalam agama Budha. Setelah itu, ia masuk Nasrani. Saat menginjak usia remaja, pada usia 18 tahun, ia memilih untuk memeluk Islam.

Kecintaannya pada Islam melecutkan semangatnya untuk mempelajari agama Allah ini dengan sungguh-sungguh.

Yee kemudian memperdalam ilmu-ilmu Islam dengan menempuh pendidikan di Universitas Islam Madinah. Di kampus bergengsi ini, Yee kemudian mempelajari bahasa Arab dan ilmu Ushuluddin.

Selama belajar di Madinah Al-Munawwarah, Yee banyak bertemu dan menimba ilmu dari para ulama di kota ini. Di antara guru tempatnya menimba ilmu adalah Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, seorang ahli hadits yang sangat terkenal di dunia Islam.

Sepulang belajar dari Saudi Arabia, Yee kemudian aktif menjadi pengajar dan dai di Malaysia, khususnya berdakwah di kalangan warga keturunan Cina yang tertarik dengan Islam.

Kini, Syaikh Yee, begitu umat Islam di Malaysia menyapanya, menjadi salah satu ulama yang sangat disegani di negerinya. Gerakan dan ceramahnya banyak tersebar di channel youtube dan media sosial

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...