Kamis, 22 Februari 2018 | 08.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Geram, Kelompok Penyihir AS Kompak Mantrai Trump

Geram, Kelompok Penyihir AS Kompak Mantrai Trump

Reporter : Bambang Medy | Senin, 27 Februari 2017 - 15:11 WIB

IMG-4410

Ilustrasi

New York, kini.co.id – Karena tidak suka akan kebijakannya yang baru, belasan orang dari kelompok penyihir Amerika Serikat (AS) berkumpul untuk memantrai Presiden Donald Trump.

Dikutip dari Tempo yang melansir BuzzFeed News, Senin (27/2/2017), kelompok penyihir yang dipimpin Michael Hughes itu berkumpul untuk memantrai Trump agar tidak berlebihan dalam melakukan tugasnya.

Selain belasan orang yang berada di depan Menara Trump di New York, acara yang dilakukan Sabtu (25/2/2017) dini hari waktu setempat tersebut juga diikuti oleh ribuan penyihir lainnya dari penjuru AS melalui akun Facebook.

Para penyihir tersebut diperintahkan untuk mengukir nama Trump di sebatang lilin, melantukan mantra dan kemudian membakar foto pria berusia 70 tahun itu sambil berseru: “Kamu dipecat!”.

“Kami tidak menginginkan hal berbahaya bagi siapa pun,” ungkap Kat, salah satu penyihir aliran sihir putih, Wiccan, di Amerika Serikat.

Hal tersebut disetujui MaryPat Azevedo yang mengikuti ritual ini dari Arizona dengan menyebut aksi ini sebagai doa bersama.

“Seorang penyihir tidak pernah memantrai seseorang tanpa izin. Kali ini kami melakukan doa untuk kesejahteraan bersama. Saya berharap mantra ini dapat mengubah emosi, spiritual dan fisik Donald Trump serta politik Amerika,” ungkap Azevedo.

Namun, tentu saja aksi mendapat kecaman dari beberapa kalangan, terutama pendukung Trump. Salah satunya ada kelompok Kristen konservatif, di mana salah seorang anggotanya, Donna, turut serta ke dalam aksi tersebut untuk menghalangi aksi para penyihir tersebut.

Ia memegang cermin tinggi-tinggi dan diarahkan kepada para penyihir, untuk “mengembalikan mantra kepada mereka sendiri.”

“Mereka sangat kejam. Saya ingin melindungi Donald Trump dari kejahatan mereka,” pungkas Donna.

Selain Donna, juga ada pendeta karismatis, Joshua Feuerstein, yang juga mengecam aksi tersebut. Melalui lamannya, ia menegaskan mantra para penyihir tidak akan bisa melawan perlindungan Tuhan terhadap Trump.

Walaupu begitu, para penyihir tersebut tidak mengacuhkan ancama tersebut dan berencana akan berkumpul lagi pada malam bulan sabit pada 26 Maret mendatang untuk menggelar aksi lanjutan. Mereka bersumpah akan terus melakukan aksi ini hingga Trump meninggalkan Gedung Putih.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...