Kamis, 22 Februari 2018 | 17.48 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Tak Terima Dimintai Cerai, Suami Bakar Istri di Depan Anak

Tak Terima Dimintai Cerai, Suami Bakar Istri di Depan Anak

Reporter : Bambang Medy | Jumat, 24 Februari 2017 - 15:21 WIB

IMG-4401

Ilustrasi

Bukares, kini.co.id – Diduga karena tak terima istrinya minta cerai, seorang pria di Rumania ini tega bakar istrinya. Sadisnya, Ia melakukan hal tersebut di depan kedua anak dan ibu mertuanya sendiri.

Kejadian tersebut terjadi di sebuah restoran di Buhusi. Saat itu wanita tersebut diketahui sedang makan bersama ibu dan dua dari tiga anaknya.

Lalu dari rekaman CCTV, terlihat seorang pria yang berdiri dekat dengan wanita tersebut tiba-tiba memukulnya di depan pengunjung lain. Beberapa pengunjung yang melihat hal tersebut lantas mencoba melerai keduanya.

Namun tiba-tiba pria tersebut menuangkan cairan dari botol yang telah dibawanya dan lalu mematik api. Api pun langsung membakar kepala wanita itu.

Pengunjung dan keluarganya pun langsung berudaha mematikan api, sementara pria tersebut melarikan diri.

Setelah diusut, ternyata pria dan wanita tersebut merupakan pasangan suami istri dan pria tersebut memang sering melakukan kekerasan.

“Mereka punya banyak masalah. Pria itu sering melakukan kekerasan dan memukulnya,” jelas si ibu mertua, dikutip dari Mirror, Jumat (24/2/2017).

Karena hal tersebut jugalah anaknya lantas sudah meminta cerai sejak dua bulan lalu.

Sementara itu, juru bicara rumah sakit mengatakan kalau pasien menderita luka bakar parah di wajahnya dan dipindakan ke fasilitas yang lebih besar di rumah sakit lain.

Polisi setempat bahkan telah memasukkan pria tersebut ke dalam daftar pencarian orang. Pria itu juga diketahui membawa satu anak mereka saat kabur.

“Jika tertangkap, ia bisa dihukum 20 tahun penjara karena percobaan pembunuhan,” tegas salah seorang anggota kepolisian yang menangani kasus tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:25 WIB

Gerilyawan Taliban palak kantor media untuk biayai aksinya

Diduga untuk menambah pundi-pundi dalam membiayai aksinya, gerilyawan Taliban mengenakan pajak dengan cara mengancam sejumlah kantor-kantor berita di Afghanistan apabila ...
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...