Jumat, 22 September 2017 | 13.21 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ternyata Kim Jong Nam Dibunuh Pakai Senjata Kimia Pemusnah Massal

Ternyata Kim Jong Nam Dibunuh Pakai Senjata Kimia Pemusnah Massal

Reporter : M. Zaki | Jumat, 24 Februari 2017 - 11:32 WIB

IMG-4395

Kim Jong Nam semasa hidup. (Ist)

Kuala Lumpur, kini.co.id – Kim Jong Nam, kakak tiri Presiden Korut, Kim Jong Un tewas setelah diserang dua wanita menggunakan cairan yang disemprotkan ke wajah.

Tak sampai hitungan jam, racun yang menyebar di wajah pria itu langsung bekerja dan membuat korbannya meregang nyawa.

Kabarnya, racun yang digunakan untuk membunuh Jong Nam itu lebih dahsyat dari racun sianida.

Lalu apa dan bagaimana racun itu membunuh manusia?

(Baca juga: WNI Terjerat Kasus Pembunuhan Kim Jong Nam, Ini Kata Jokowi)

Dilansir dari The Guardian, Jumat (24/2/2017), racun itu bernama VX Nerve Agent. Dari namanya yang menyeramkan itu, racun ini ternyata memang sejenis senjata kimia yang memiliki nama lain etil N-2-Diisopropylaminoethyl Methylphosphonothiolate yang diklasifikasikan oleh PBB sebagai senjata pemusnah massal.

Bahkan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mengatakan VX adalah yang paling ampuh dari semua zat kimia penyerang saraf dan digunakan dalam “perang kimia”.

(Baca juga: Korut Sebut Malaysia Kerjasama dengan Korsel Bunuh Kim Jong Nam)

Kim Jong Nam sendiri mengeluh merasa pusing setelah disemprot cairan kimia di Bandara Kuala Lumpur, 23 Februari 2017. Dalam perjalanan ke rumahsakit, ia mengalami kejang dan kemudian tewas.

Proses hukum terhadap 4 terduga pelaku masih berlangsung hingga kini. Mirisnya, satu di antara 4 pelaku tersebut adalah warga negara Indonesia bernama Siti Aisyah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...