Sabtu, 25 November 2017 | 06.59 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ternyata Kim Jong Nam Dibunuh Pakai Senjata Kimia Pemusnah Massal

Ternyata Kim Jong Nam Dibunuh Pakai Senjata Kimia Pemusnah Massal

Reporter : M. Zaki | Jumat, 24 Februari 2017 - 11:32 WIB

IMG-4395

Kim Jong Nam semasa hidup. (Ist)

Kuala Lumpur, kini.co.id – Kim Jong Nam, kakak tiri Presiden Korut, Kim Jong Un tewas setelah diserang dua wanita menggunakan cairan yang disemprotkan ke wajah.

Tak sampai hitungan jam, racun yang menyebar di wajah pria itu langsung bekerja dan membuat korbannya meregang nyawa.

Kabarnya, racun yang digunakan untuk membunuh Jong Nam itu lebih dahsyat dari racun sianida.

Lalu apa dan bagaimana racun itu membunuh manusia?

(Baca juga: WNI Terjerat Kasus Pembunuhan Kim Jong Nam, Ini Kata Jokowi)

Dilansir dari The Guardian, Jumat (24/2/2017), racun itu bernama VX Nerve Agent. Dari namanya yang menyeramkan itu, racun ini ternyata memang sejenis senjata kimia yang memiliki nama lain etil N-2-Diisopropylaminoethyl Methylphosphonothiolate yang diklasifikasikan oleh PBB sebagai senjata pemusnah massal.

Bahkan Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat mengatakan VX adalah yang paling ampuh dari semua zat kimia penyerang saraf dan digunakan dalam “perang kimia”.

(Baca juga: Korut Sebut Malaysia Kerjasama dengan Korsel Bunuh Kim Jong Nam)

Kim Jong Nam sendiri mengeluh merasa pusing setelah disemprot cairan kimia di Bandara Kuala Lumpur, 23 Februari 2017. Dalam perjalanan ke rumahsakit, ia mengalami kejang dan kemudian tewas.

Proses hukum terhadap 4 terduga pelaku masih berlangsung hingga kini. Mirisnya, satu di antara 4 pelaku tersebut adalah warga negara Indonesia bernama Siti Aisyah.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:16 WIB

Serangan di Sinai, Dubes: Tak ada WNI yang jadi korban

Dipastikan tak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban serangan teror bom di Sinai, Mesir, Jumat (24/11) waktu setempat. ...
Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai
Peristiwa - Sabtu, 25 November 2017 - 02:10 WIB

Serangan saat Shalat Jumat, 184 oang Tewas di Sinai

Sedikitnya 184 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai, utara Mesir. Serangan tersebut terjadi ...
Mugabe menolak diasingkan
Politik - Jumat, 24 November 2017 - 01:56 WIB

Mugabe menolak diasingkan

Mantan orang kuat di Zimbabwe, Robert Mugabe, mendapatkan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum dan jaminan keselamatan sebagai bagian dari kesepakatan ...
Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 08:55 WIB

Deretan kebaikan Hitler yang tidak banyak orang tau

Seumpama dibikin daftar orang yang paling dibenci sepanjang sejarah, maka sosok yang berada di peringkat pertama adalah Hitler. Ya, bagaimana ...
Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum
Global - Jumat, 17 November 2017 - 14:24 WIB

Perempuan Rohingya Diperkosa, HNW Minta Pimpinan Militer Myanmar Dihukum

Lembaga pembela HAM menuding militer Myanmar melakukan kampanye genosida etnis Rohingya.Selain melakukan kekerasan, militer Myanmar juga dituduh melakukan pemerkosaan terhadap ...
Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa
Peristiwa - Selasa, 14 November 2017 - 08:27 WIB

Gempa Irak-Iran Renggut 452 Nyawa

Gempa berkekuatan 7,3 skala richter dengan kedalaman yang melanda perbatasan Irak dan Iran, Minggu (12/11/2017) menelan ratusan korban jiwa.Sejauh ini, ...