Jumat, 22 September 2017 | 13.20 WIB
KiniNEWS>Dunia>Politik>Iran Sebut Tudingan Washington, Amatiran

Iran Sebut Tudingan Washington, Amatiran

Reporter : Ary Syahputra | Selasa, 21 Februari 2017 - 20:49 WIB

IMG-4387

Iran meluncurkan sebuah misil balistik 2016 lalu. (kininews/ist)

TEHERAN, kini.co.id – Teheran-

Tak peduli tekanan dari pihak Amerika Serikat, Iran tetap saja mengujicoba misil, Senin (20/2) kemarin.

Pengawal Revolusi Iran menyebutkan uji coba nuklir itu adalan persiapan menghadapi para agresor asing. Namun, tak ada informasi tentang detail mengenap jarak tempuh misil yang ditembakkan mereka.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah menerapkan sanksi jika Teheran tetap melakukan uji coba rudal. Karena menurut Amerika, uji coba itu jelas melanggar kesepakatan nuklir Iran dan komunitas internasional.

Tapi, Iran tetap tak peduli dan menilai tak melakukan pelanggaran kesepakatan Wina 2015 sama sekali. Karena uji coba misil itu tak memiliki kemampuan membawa hulu ledak nuklir.

“Tudingan Washington itu amatiran,” kata Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif pastikan percobaan uji misil sebagai upaya pertahanan perbatasan dan tak untuk mengancam negara lain. Sehingga tak perlu izin negara lain.

Editor: Armand

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...