Kamis, 22 Februari 2018 | 08.13 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Bunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah dan Rekannya Ditipu?

Bunuh Kim Jong-nam, Siti Aisyah dan Rekannya Ditipu?

Sabtu, 18 Februari 2017 - 10:35 WIB

IMG-4372

Siti Aisyah (Kiri) dan Doan Thi Huong (Kanan), terduga pembunuh Kim Jong Nam. (Ist)

Kuala Lumpur, kini.co.id – Kasus pembunuhan kakak tiri Kim Jong-un, Kim Jong-nam, masih diliputi oleh misteri. Pasalnya kedua wanita itu mengaku melakukan hal tersebut karena diajak oleh seorang pria misterius yang mengatakan kalau hal itu hanya iseng belaka.

Kedua wanita tersebut adalah Siti Aisyah, warga asal Indonesia dan Doan Thi Huong, yang merupakan warga Vietnam. Keduanya mengatakan sama sekali tidak tahu bahwa aksi kelakar itu bukan lelucon semata.

Keduanya bahkan mengklaim, sebelum melakukan aksi tersebut mereka sampai latihan aksi tersebut berulang kali agar bisa melancarkannya dengan tepat.

Menurut China Press, baik Siti serta Doan bukanlah agen Korea Utara (Korut). Namun keduanya ditipu oleh jaringan mata-mata Korut untuk melancarkan pembunuhan tersebut.

Pria misterius yang merekrut Siti Aisyah dan Doan tersebut diduga merupakan salah satu mata-mata Korut. Bahkan pria tersebut dilaporkan sempat mendekati Doa selama tiga bulan sebelum kejadian tersebut di Malaysia.

Sebagaimana dikutip dari The Star, Sabtu (18/2/2017) dalam proses pendekatan itu, pria misterius tersebut sempat mengajak Doan jalan-jalan ke luar negeri bahkan ke kampung halaman Doan sendiri, yaitu Vietnam.

Setelah semakin dekat, pria misterius lantas mengenalkan Doan dengan empat pria yang saat ini masuk ke dalam daftar pencarian polisi Malaysia terkait pembunuhan Jong-nam.

(Baca Juga: Ini Sosok Siti Aisyah, WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam)

Doan lalu dikenalkan oleh Siti sekira sebulan yang lalu. Sang pria misterius tersebut lalu mengatakan kalau Ia ingin Siti dan Doan untuk melakukan keisengan terhadap Kim Jong-nam yang ternyata berujung pada pembunuhan.

Berdasarkan informasi, Siti diketahui bertugas menggunakan sapu tangan untuk menutup wajah kakak tiri Kim Jong-un itu sedangkan Doan yang memberikan racunnya. Bahkan Siti hanya dibayar USD100 untuk melancarkan aksi tersebut.

Editor: Fetty Putri

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...