Jumat, 22 September 2017 | 13.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ini Sosok Siti Aisyah, WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam

Ini Sosok Siti Aisyah, WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam

Reporter : Ary Syahputra | Jumat, 17 Februari 2017 - 11:06 WIB

IMG-4364

Siti Aisyah (Kiri) dan Doan Thi Huong (Kanan), terduga pembunuh Kim Jong Nam. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kim Jong Nam tewas ditangan dua perempuan yang membunuhnya di Bandara Kuala Lumpur. Salahsatu terduga pelaku adalah warga Indonesia bernama Siti Aisyah.

Namun kebenaran terkait data Aisyah masih diragukan sebab para pembunuh biasa memakai paspor palsu untuk menutupi identitas mereka.

Namun dari salinan paspornya, wartawan menelusuri alamat Siti Aishah yang ternyata pernah tinggal di Jalan Angke Indah, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Alamat yang dimaksud juga sulit di jangkau karena berada di gang sempit. Dan rumah berlantai tiga itu pun sudah lama ditinggalkan pemiliknya. Dan bukan lagi milik majikan Aisyah, Liang Kiong, tapi kini sudah menjadi milik orang lain.

(Waduh, Pembunuh Adik Presiden Korut Adalah Orang Jawa Barat?)

Aisyah sendiri lahir di Serang Jawa Barat 11 Februari 1992. Dia diketahui menikah dengan Gunawan Hasyim dan memiliki 1 anak. Selama 5 tahunan berumahtangga dan tinggal di Jakarta, ia dikenal jarang bergaul.

Siti juga diketahui merantau ke Malaysia untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Dia diduga membunuh kakak tiri dari Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, Kim Jong Nam di Bandara Kuala Lumpur Malaysia.

Belum diketahui motif pembunuhan yang dilakukan oleh Aisyah dan satu rekan perempuannya. Namun penyidik mengungkap mereka membunuh Jong Nam dengan menyemprotkan racun yang mematikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 00:06 WIB

Tenda bantuan Indonesia untuk muslim Rohingya berdiri di Bangladesh

Sebagian pengungsi muslim Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh akhirnya bisa mengakses tenda bantuan dari pemerintah Indonesia, Kamis (21/9)."Hari ini ...
421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM
Global - Rabu, 20 September 2017 - 12:02 WIB

421 Ribu Rohingya Mengungsi, PBB Akhirnya Temukan Pelanggaran HAM

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai tidak tegas terhadap Myanmar yang telah melakukan pembantaian terhadap ribuan orang yang merupakan etnis Rohingya ...
Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya
Peristiwa - Rabu, 20 September 2017 - 11:41 WIB

Raja Arab Kirim USD 15 Juta Bantuan untuk Rohingya

Tragedi pembantaian Rohingya di oleh pemerintah Myanmar membuat dunia berduka. Demikian pula Arab Saudi yang merupakan negara dengan mayoritas muslim.Sang ...
Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi
Global - Selasa, 19 September 2017 - 14:54 WIB

Sanksi Diperberat, Korut Makin Menjadi

Dikecam, ditegur, hingga diberi sanksi ternyata samasekali tak menghentikan aksi Korea Utara (Korut) untuk tetap melakukan program nuklirnya.Dengan bangga, Korut ...
Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh
Global - Selasa, 19 September 2017 - 09:27 WIB

Bantuan Indonesia Tiba di Camp Pengungsi Rohingya Bangladesh

Meski dicibir di Tanah Air, bantuan Indonesia nyatanya telah sampai di camp pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar, Bangladesh, Senin ...
Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim
Global - Senin, 18 September 2017 - 17:31 WIB

Yahudi Pesta dan Berjoged di Masjid Nabi Ibrahim

Dulunya merupakan tempat sakral dan tempat ibadah bagi umat Islam, kini Masjid Ibrahim berubah menjadi tempat pesta para Yahudi di ...