Kamis, 22 Februari 2018 | 08.14 WIB
KiniNEWS>Dunia>Peristiwa>Ini Sosok Siti Aisyah, WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam

Ini Sosok Siti Aisyah, WNI Terduga Pembunuh Kim Jong Nam

Reporter : Ary Syahputra | Jumat, 17 Februari 2017 - 11:06 WIB

IMG-4364

Siti Aisyah (Kiri) dan Doan Thi Huong (Kanan), terduga pembunuh Kim Jong Nam. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kim Jong Nam tewas ditangan dua perempuan yang membunuhnya di Bandara Kuala Lumpur. Salahsatu terduga pelaku adalah warga Indonesia bernama Siti Aisyah.

Namun kebenaran terkait data Aisyah masih diragukan sebab para pembunuh biasa memakai paspor palsu untuk menutupi identitas mereka.

Namun dari salinan paspornya, wartawan menelusuri alamat Siti Aishah yang ternyata pernah tinggal di Jalan Angke Indah, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Alamat yang dimaksud juga sulit di jangkau karena berada di gang sempit. Dan rumah berlantai tiga itu pun sudah lama ditinggalkan pemiliknya. Dan bukan lagi milik majikan Aisyah, Liang Kiong, tapi kini sudah menjadi milik orang lain.

(Waduh, Pembunuh Adik Presiden Korut Adalah Orang Jawa Barat?)

Aisyah sendiri lahir di Serang Jawa Barat 11 Februari 1992. Dia diketahui menikah dengan Gunawan Hasyim dan memiliki 1 anak. Selama 5 tahunan berumahtangga dan tinggal di Jakarta, ia dikenal jarang bergaul.

Siti juga diketahui merantau ke Malaysia untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Dia diduga membunuh kakak tiri dari Presiden Korea Utara, Kim Jong Un, Kim Jong Nam di Bandara Kuala Lumpur Malaysia.

Belum diketahui motif pembunuhan yang dilakukan oleh Aisyah dan satu rekan perempuannya. Namun penyidik mengungkap mereka membunuh Jong Nam dengan menyemprotkan racun yang mematikan.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Dunia Terkini Lainnya
Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina
Peristiwa - Selasa, 20 Februari 2018 - 21:04 WIB

Setelah Marawi, Daes berpotensi rebut kota lain di Filipina

Pentolan Front Pembebasan Islam Moro (MILF), Murad Ebrahim mensinyalir Daes sebutan lain bagi kelompok militan Islamic State (ISIS) yang bercokol ...
900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya
Global - Selasa, 20 Februari 2018 - 09:19 WIB

900 Gerai KFC di Inggris Tutup, Ini Penyebabnya

Sebanyak 900 gerai KFC di Inggris terpaksa tutup untuk sementara.Hal itu karena mereka kekurangan bahan utama dari makanan cepat saji ...
AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 14:58 WIB

AS Siapkan Dana 3,3 Miliar Dolar untuk Militer Israel

Amerika Serikat menyiapkan dana USD3,3 miliar atau senilai Rp45 triliun untuk militer Israel.Hal itu diumumkan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat ...
Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul
Global - Selasa, 13 Februari 2018 - 09:32 WIB

Usai Olimpiade, Kim Jong Un Ingin Dialog Hangat dengan Seoul

Hubungan Korea Selatan dan Korea Utara telah lama dingin. Bahkan Korut terprovokasi meluncurkan rudal percobaan karena Amerika Serikat menggelar latihan ...
Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili
Global - Senin, 12 Februari 2018 - 08:26 WIB

Siksa dan Bunuh Warga Rohingya, Pasukan Keamanan Myanmar Diadili

Anggota pasukan keamanan Myanmar terbukti telah menyiksa dan menghilangkan nyawa 10 orang warga Rohingnya di Rakhine.Mereka kini akan menghadapi tindakan ...
Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar
Global - Jumat, 9 Februari 2018 - 11:55 WIB

Miris, Suami Curi Ginjal Istri untuk Lunasi Utang Mahar

Nasib malang menimpa seorang perempuan di India bernama Rita. Ia harus menderita sekian lama karena tak tahu ginjalnya telah dicuri ...